Home - Kehamilan & Persalinan - Panduan Ibu Baru / 12 Desember 2018 / Redaksi

7 Kesulitan yang Dialami Ibu saat Menyusui

Fase memberikan ASI kepada bayi pasca dilahirkan adalah Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Ini menjadi langkah awal agar Si Kecil mengenal puting yang akan mengeluarkan susu sebagai makanannya. Namun langkah ini pun tidak mudah dan butuh latihan dalam melakukannya.

Selain tantangan awal saat IMD, ibu menyusui pun menghadapi berbagai kesulitan saat masa menyusui berlangsung. Hal-hal tersebut memang tak selamanya menyenangkan bahkan bisa menyebabkan stres, seperti berikut ini:

 



1. Sulit Memulai

Kendala saat pertama kali menyusui sangat umum dialami oleh seorang ibu, terutama yang baru pertama kali melahirkan, mulai dari merasa terlalu lelah usai persalinan, belajar cara memposisikan bayi saat menyusui, hingga ketika Si Kecil kesulitan menempel pada puting payudara.

 

2. Perubahan Tubuh

Sejak masa kehamilan, tubuh sang ibu akan mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI dengan munculnya hormon. Diawali dengan payudara yang membesar karena kelenjar di dalamnya berkembang. Lalu puting akan lebih menonjol serta ukurannya lebih besar. Warna puting dan areola pun menjadi lebih gelap. Perubahan ini terkadang dapat membuat sang ibu menjadi kurang percaya diri.

 

3. Puting Terasa Sakit

Rasa nyeri pada puting memang bisa terjadi di awal masa menyusui. Namun jika ini berlangsung lama, kemungkinan pelekatan bayi saat menyusui kurang tepat. Selain itu, puting juga bisa lecet hingga berdarah selama masa menyusui. Bahkan, Si Kecil bisa menggigit puting Moms, khususnya saat ia sedang tumbuh gigi!

 

4. Saluran ASI Tersumbat

Kondisi yang dikenal dengan mastitis ini menjadi salah satu yang menyiksa para ibu. Sebab, meskipun ASI keluar, berbagai nutrisi di dalamnya tidak ikut keluar atau tertahan di payudara. Selain itu, infeksi bakteri dan kekurangan gizi menjadi beberapa penyebab kondisi yang umumnya terjadi di trimester pertama ini.



 

5. Bayi Sulit Tenang

Ketika fase menyusui terjadi, Si Kecil biasanya tidak bisa diam. Ia akan melakukan hal-hal seperti meraba wajah hingga menjambak rambut Moms. Tak jarang anting-anting pun menjadi sasaran tangan kecilnya. Bayi Anda juga mulai meremas payudara, dan tak jarang memasukkan satu jarinya ke dalam mulut yang membuat payudara terasa seperti dihisap oleh vacuum cleaner.

 

6. Lengan Mati Rasa

Menyusui membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, atau hingga bayi kenyang. Namun tak jarang selama pemberianya, Moms dan Si Kecil terlelap tidur. Setelah bangun, Anda pun akan merasa mati rasa karena terlalu lama menjadi ‘bantal’ bayi saat menyusui.

 

7. Kondisi Kesehatan

Saat Anda atau Si Kecil sakit, sebenarnya fase menyusui tetap bisa dilakukan seperti biasa. Namun ada kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung, bibir sumbing, tongue tie, atau down syndrome yang menjadi tantangan tersendiri dalam menyusui. Yang penting, Moms harus sabar dan melakukan tahapan yang disarankan dengan baik sehingga Si Kecil cukup ASI.

 

Meski berbagai hambatan tersebut membuat seorang ibu kewalahan karena #IbuJugaManusia, namun setiap prosesnya selalu dijalani dan dinikmati. Dan setiap ibu pun memiliki caranya masing-masing agar nutrisi Si Kecil terpenuhi, sehingga tidak perlu membandingkan antara satu ibu dengan ibu yang lain. #StopMomShaming #NoMoreMomsWar. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Menyusui di Ruang Publik, Setuju atau Tidak?

Kiat Sukses Inisiasi Menyusui Dini

5 Tips Pemberian ASI untuk Bayi saat di Perjalanan

OTHER ARTICLES

Tips Memilih dan Mengonsumsi Susu UHT yang Aman

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan

Rekomendasi 4 Area Glamping untuk Keluarga

5 Pelajaran Penting untuk Mendidik Anak Usia 3 Tahun

Bulu-Bulu Halus pada Tubuh Bayi Baru Lahir, Apa Itu?