Home - Bayi - Tumbuh Kembang Bayi / 5 Desember 2018 / Redaksi

Susu dan Makanan Lain untuk Hindarkan Anak dari Anemia

Anak usia batita atau melewati 1 tahun sudah dapat diberikan susu apa pun selain ASI. Jumlah idealnya sekitar 400-500 ml per hari. Susu yang diberikan pun boleh susu formula atau susu UHT yang volumenya disesuaikan dengan jumlah tersebut.

Susu formula atau UHT pun umumnya memiliki kandungan zat besi. Sehingga, Anda tidak perlu takut Si Kecil terkena anemia atau kekurangan darah setelah diberikan susu. Sebab, zat besi menjadi faktor penting dalam menjaga kecukupan darah dalam tubuh.

Jumlahnya pun harus pas, tidak boleh terlalu sedikit atau bahkan terlalu banyak. Pemberiannya pun baru dapat dilakukan setelah anak sudah lewat 1 tahun. Sebab, pencenaan anak masih mampu menyerap zat besi dari ASI, bukan yang didapat dari susu sapi.

Yang justru kurang tepat adalah ketika Anda hanya memberikan ASI saja kepada Si Kecil saat usianya sudah di atas 1 tahun. Sebab, kandungan zat besi di dalam ASI sudah berkurang banyak serta mudah larut dalam air.

Zat besi dalam susu formula ataupun UHT juga mudah dipengaruhi fosfor dan susah larut. Alhasil, zat ini tidak bisa diserap dengan baik oleh tubuh. Untuk mengatasi kebutuhan zat besi, tentunya dibutuhkan asupan lain yang mampu mencukupi zat penting tersebut. Sebagai panduan, berikut daftar makanan yang bisa mencukupi kebutuhan zat besi Si Kecil:


1. Tomat

Zat besi akan lebih baik diserap oleh vitamin C, dan keduanya tersedia di dalam tomat. Meskipun zat besi di dalamnya tidak terlalu tinggi, namun tomat memiliki antioksidan berlimpah dan baik untuk mencegah kanker. Mineral kalium yang terkandung dalam tomat juga berfungsi menjaga tekanan darah tetap stabil.


2. Daging Merah

Di dalam daging, terdapat kandungan zat besi yang terdapat dalam hemoglobin (heme iron) yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Vitamin B12 di dalamnya untuk menghasilkan sel darah merah juga bermanfaat untuk tubuh. Anda bisa memberikan dua sampai tiga kali seminggu kepada Si Kecil.


3. Bayam

Sayuran berwarna hijau ini memiliki kandungan vitamin dan mineral yang melimpah, tak terkecuali zat besi, yang dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah. Aliran darah dalam tubuh juga akan menjadi lebih lancar. Anda bisa mengombinasikan bayam dengan omelet atau dijadikan sayur bening sebagai menu untuk Si Kecil.


4. Kurma

Selain zat besi, kurma memiliki kandungan mineral yang tinggi seperti kalsium, fosfor, dan kalium. Rasanya yang manis pun bisa menjadi buah camilan favorit Si Kecil. Kurma sendiri bisa menjadi sumber penambah energi, lho!


5. Buah Bit

Buah dengan daging berwarna merah ini memiliki kandungan zat besi yang dapat mengurangi gejala anemia. Selain itu, bit juga bisa menjaga kesehatan jantung dan kayak akan vitamin C, B6 serta asam folat. Anda bisa menjadikan buah bit sebagai jus segar untuk Si Kecil di sore hari. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Begini Cara Memberikan ASI untuk Bayi Prematur

Kiat Sukses Kenalkan Baby Led Weaning pada Anak

Moms, Ini Tahapan Mengasah Empati Anak Sejak Dini



OTHER ARTICLES

Menyusui di Ruang Publik, Setuju atau Tidak?

Kiat Sukses Inisiasi Menyusui Dini

Fakta Tentang Persalinan Caesar yang Wajib Diketahui

Tips Menjemur Bayi yang Aman dan Tepat

Fakta Tentang Persalinan Normal yang Wajib Diketahui