Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 7 November 2018 / Redaksi

Anda Hamil Kembar? Ketahui dari 7 Tanda Ini, Moms

Kabar bahwa Moms tengah hamil sudah menjadi sesuatu yang menggembirakan. Apalagi jika ternyata Anda hamil anak kembar. Ada beberapa tanda yang muncul dan bisa menjadi sinyal bahwa Anda mengandung anak kembar. Berikut ini 7 hal yang bisa menjadi tanda Anda sedang hamil anak kembar.


Hasil Tes Darah

“Pada wanita yang mengalami hamil kembar, biasanya kadar hCG pada darah mengalami peningkatan. Tapi tak jarang juga terjadi pada kehamilan tunggal,” ujar Amos Grunebaum, MD, direktur kebidanan dan kepala persalinan dan kelahiran di New York-Presbyterian yang juga seorang profesor di Weill Cornell Medical College.

Meskipun tidak mutlak, hal ini bisa menjadi acuan dan membuat Anda lebih mempersiapkan diri menghadapi kehamilan anak kembar.


Gejala Kehamilan yang Berlebihan

Selama hamil, sang calon ibu biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti mual-mual atau pusing. Gejala ini tentu juga dialami ibu hamil anak kembar, tapi dengan kondisi yang sedikit berlebihan.

Hal ini disampaikan oleh Christine Greves, M.D., ob-gin di Rumah Sakit Winnie Palmer untuk Wanita dan Bayi di Orlando, AS. “Sebagai contoh, karena hormon hCG saat hamil meningkat, maka ibu yang mengandung anak kembar lebih sering merasa mual dan muntah daripada mereka yang mengandung satu anak,” lengkap Dr Christine.

Para wanita ini akan mengalami morning sickness yang lebih ekstrem atau disebut Hiperemesis gravidarum. Mereka akan merasa mual hingga muntah sangat parah sehingga memerlukan cairan infus agar cepat pulih.


Perubahan Berat Badan Drastis

Kenaikan berat badan memang biasa terjadi pada awal kehamilan. Namun, ketika berat badan naik hingga 5 kg, kemungkinan Anda mengandung anak kembar. Hal ini terjadi karena ukuran rahim dan volume darah menjadi lebih besar dibandingkan dengan Moms yang hamil satu anak. Kenaikan berat badan ini bisa mencapai 7-12 kg.


Pergerakan Janin Lebih Awal dan Cepat

Banyak ibu yang mengandung anak kembar merasa bahwa pergerakan janin terjadi lebih awal. Pergerakan ini juga terasa lebih cepat jika dibandingkan pada kehamilan satu anak. Namun, hal ini tidak bisa dijadikan patokan, karena pergerakan janin lebih cepat bisa dipengaruhi oleh berat badan ibu saat hamil.


Bentuk Perut Lebih Besar

Berat badan meningkat dan bentuk perut yang lebih besar dari kehamilan biasa memang bukan indikator utama. Namun, tak sedikit dari mereka akan memiliki bentuk perut yang dua kali lebih besar ketika hamil anak kembar.

Meskipun Anda merasa mengalami ketiga hal di atas, pengecekan dengan USG akan lebih penting untuk memastikan kondisi kehamilan Anda. Biasanya, dengan pemeriksaan yang rutin, Anda akan tahu mengenai hadirnya anak kembar di usia kehamilan enam sampai tujuh minggu.  “Jadi, pemeriksaan dengan USG akan menjawab semua spekulasi dan tebakan tentang hadirnya anak kembar dalam rahim Anda,” lengkap Dr. Amos.


Mengalami Sesak Napas

Semakin besar perut Anda, maka pertumbuhan janin kembar pun dapat mendorong diafragma. Hal ini bisa membuat Moms terengah-engah sampai sesak napas berlebihan. Hal ini bahkan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, sehingga harus dikonsultasikan ke dokter.


Timbul Sakit Punggung

Seiring dengan bertumbuhnya anak kembar dalam kandungan, perubahan yang Moms alami pun semakin banyak. Tidak hanya berat badan bertambah, hormon juga berantakan dan pusat perut pun bergeser. Hal ini pun dapat menimbulkan rasa sakit di punggung.

Untuk mengurangi rasa sakit punggung ini, Anda bisa melakukan latihan ringan. Berdirilah dengan tegak, busungkan dada setinggi mungkin, lalu jaga bahu Anda kembali dan santai. Usahakan juga untuk memakai sepatu bertumit rendah, serta gunakan sabuk bersalin. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Mengapa Seorang Ibu bisa Mengalami Hamil Anggur?

5 Cara Menyenangkan untuk Sehat saat Hamil

Obat-Obatan yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil



OTHER ARTICLES

5 Karakter Tidur Bayi Baru yang Mesti Anda Pahami

Bahaya Risiko Obesitas Karena Kurang Tidur pada Anak

Hati-Hati, Pepes bisa Kurangi Gizi pada Ikan!

Mengenal dan Mengatasi Penyakit Kuning pada Bayi

Cara Mengajarkan Anak Mengenal Cuaca