Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Tahapan Mengasah Empati Anak Sejak Dini

Moms, Ini Tahapan Mengasah Empati Anak Sejak Dini

Pada dasarnya, setiap anak memiliki kepekaan atau empati dalam dirinya kepada orang lain. Namun, hal tersebut harus distimulasi agar bisa berkembang secara maksimal. Lalu sebenarnya, apa arti dari empati itu sendiri?

Empati adalah kemampuan memahami perasaan orang lain tanpa harus terlibat langsung dalam situasi yang dialaminya. Menurut Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Psi, psikolog anak dan keluarga, kemampuan empati sudah dimiliki anak sejak lahir.

Salah satu empati dasar yang dimiliki adalah bayi ikut menangis ketika mendengar bayi lain menangis. “Kemampuan empati memang diturunkan secara genetik, tetapi agar lebih optimal, orang tua perlu mengajarkan pada anak untuk berempati,” ujar Anna Surti Ariani.



Psikolog yang akrab disapa Nina tersebut mengungkapkan bahwa bayi sudah menunjukkan empati emosional saat baru lahir (usia 18-27 jam). Biasanya bayi akan ikut menangis saat mendengar bayi lain menangis.

Agar empati emosionalnya berkembang sempurna, orang tua perlu turun sendiri untuk merawat Si Kecil. Perbanyak interaksi agar bonding semakin kuat, karena bonding yang kuat akan membuat anak memiliki empati yang lebih baik.


Tahapan Stimulasi Bayi

Selain itu, Charles A. Smith, seorang pemerhati perkembangan anak, membagi tahapan perkembangan empati, sebagai berikut:

3 Bulan

• Merespons Anda atau orang lain dengan senyuman.

• Merespons dengan suara dan gerakan ketika Anda mengajaknya bicara.

• Menangis saat mendengar bayi lain menangis.

• Meniru ekspresi Anda, seperti menjulurkan lidah atau membuka mulut.

• Mampu membedakan ekspresi wajah positif dan negatif.




6 Bulan

• Memberi respons yang berbeda ketika melihat wajah yang familiar dan orang asing.

• Memperlihatkan ekspresi yang lebih bahagia saat Anda berinteraksi dengannya dibandingkan dengan orang lain.

• Tersenyum saat melihat dirinya di dalam cermin.

• Menunjukkan ketidaksenangan ketika mainannya diambil oleh orang lain.

• Menikmati belaian lembut Anda.


9 Bulan

• Saat Anda menunjukkan ekspresi gembira, ia akan merespons dengan gembira pula. Sebaliknya, jika Anda sedih, ia akan menunjukkan ekspresi sedih pula.

• Menarik perhatian Anda dengan menangis dan rewel.

• Mengerti arti kata ‘Tidak’.

• Sudah mampu memperlihatkan banyak ekspresi, seperti bahagia, sedih,takut, jijik, sayang, maupun marah. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   empati,   tahapan,   milestone










Cover Mei-Juni-Juli 2020