Mother&Baby Indonesia
Anak Sering Terkena Batuk Pilek, Haruskah ke Dokter?

Anak Sering Terkena Batuk Pilek, Haruskah ke Dokter?

Saat memiliki bayi, salah satu yang menjadi perhatian bagi para orang tua adalah menjaga kesehatan Si Kecil. Tentunya Moms dan Dads berusaha selalu menjaga agar anak tumbuh sehat tanpa terkena sakit. Meskipun begitu, anak-anak bisa saja terserang penyakit karena tubuhnya masih rentan. Nah, salah satu penyakit yang kerap menyerang Si Kecil adalah batuk dan pilek (batpil).

Menurut dr. Rouli Nababan, Sp.A., batuk dan pilek memang penyakit yang sering terjadi pada bayi dan balita. Rata-rata bayi terkena batuk dan pilek adalah 2-3 kali dalam sebulan.

Umumnya, batuk pilek disebabkan oleh infeksi dan alergi. Gejala batuk pilek yang disebabkan oleh infeksi adalah demam, hidung berair atau tersumbat, batuk, bersin, nyeri otot, sakit kepala, dan mata berair.

Batuk pilek sebenarnya merupakan mekanisme tubuh dalam melawan kuman penyakit dan mengamankan saluran napas. Jadi Anda tidak perlu langsung memberi obat-obatan atau membawa Si Kecil ke dokter saat ia terserang batuk pilek. Obat-obatan untuk batuk pilek sifatnya hanya untuk meringankan gejala, tidak menyembuhkan.

Saat Si Kecil batuk pilek, yang perlu Moms lakukan adalah memberikan ia minum lebih banyak untuk mengencerkan lendir di tenggorokannya dan biarkan ia beristirahat.

Dalam hal pemberian obat, Anda sebaiknya memberinya obat yang sesuai dengan gejala yang ada. Hindari obat yang berkhasiat menyembuhkan banyak gejala dalam 1 kemasan ya, Moms. (M&B/SW/Dok. Freepik)





Tags: bayi,   batuk pilek








Cover Januari - Februari 2020