Mother&Baby Indonesia
Moms, Jangan Bersihkan Tali Pusat Bayi dengan Alkohol!

Moms, Jangan Bersihkan Tali Pusat Bayi dengan Alkohol!

Sisa tali pusat Si Kecil memang perlu dirawat agar tidak infeksi. Dan dahulu, para ahli menyarankan untuk membersihkan tali pusat bayi dengan alkohol. Namun kini, penelitian menunjukkan membersihkan dengan alkohol akan membuat tali pusat lebih lama kering dan terlepas.

 

Pemberian alkohol umumnya dipercaya dapat mendinginkan luka dan membantu luka tersebut cepat kering. Sayangnya, hal ini tidak berlaku jika digunakan untuk membersihkan tali pusat, karena menghalangi proses pengeringan luka.



 

Gumpalan kapas atau kasa yang digunakan saat mengoles alkohol pada tali pusat juga bukanlah tindakan yang tepat. Sebab, serabut halus dari kapas atau kasa tadi bisa tertinggal dan menempel di tali pusat, dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada bagian tersebut.

 

Jika kotor atau lengket, Moms hanya perlu membersihkan tali pusat bayi dengan air bersih dan segera dikeringkan dengan handuk berdaya serap tinggi. Tidak perlu tambahkan bahan lain seperti cairan antiseptik, karena akan membuat proses pelepasan semakin lama.

 

Umumnya, tali pusat akan terlepas dengan sendirinya 1-2 minggu pasca-kelahiran. Selama menunggu terlepas, pastikan popok tidak menutupi pusat. Selain untuk menjaga agar tetap kering, hal ini berguna untuk mencegah iritasi akibat terkena urine.



 

Agar Moms bisa tetap menjaga kebersihan tali pusat hingga mengering sendiri, Baby Care Advice memberikan tips untuk merawat, sebagai berikut:

• Cuci tangan hingga bersih sebelum membersihkan tali pusat bayi, agar kuman tidak mengenai bagian tersebut.

• Gunakan cotton bud berukuran kecil yang sudah dicelupkan ke dalam air hangat dan bersihkan di area tali pusat. Anda bisa melakukannya satu kali setiap hari atau lebih sering jika tali pusat terlihat lengket atau lembap.

• Keringkan dengan handuk bersih atau juga dengan cotton bud secara perlahan. Pastikan serat pada ujung cotton bud tidak terlepas dan masuk ke tali pusat.

• Hindari penggunaan popok atau pakaian yang menutupi area tali pusat, agar sirkulasi udara lebih bebas dan luka cepat kering.

• Amati jika ada tanda-tanda infeksi, seperti tali pusat kemerahan atau meradang, bengkak di sekitar tali pusat, pendarahan, timbul bau, dan bayi mengalami demam. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   anak,   tali pusat