Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 23 Oktober 2018 / Redaksi

Pentingnya Suplai Oksigen selama Persalinan

Oksigen merupakan sumber kehidupan manusia. Tidak ada satu orang pun bisa bertahan hidup tanpa menghirup oksigen selama 4 menit. Sel-sel otak juga akan mati jika tidak mendapatkan oksigen dalam waktu 15 detik.


Begitu juga saat menjalani persalinan, terutama persalinan normal, pasokan oksigen yang memadai sangat dibutuhkan. Sejak hamil, Anda dianjurkan rajin berlatih mengolah napas, agar nantinya dapat bernapas dengan benar dan suplai oksigen untuk janin tetap baik.




Teknik Pernapasan

Suplai oksigen untuk janin saat persalinan erat kaitannya dengan teknik pernapasan yang dilakukan ibu. Perlu diketahui, satu-satunya cara janin mendapatkan oksigen adalah dari ibu. Paru-paru janin belum berkembang sempurna, sehingga ia hanya mendapatkan suplai oksigen dalam darah yang dialirkan melalui tali pusat.

Apabila ibu relaks, dengan mengambil napas panjang, dalam, dan teratur, janin pun mendapat suplai oksigen yang cukup. Sebaliknya, jika ibu panik atau takut, ia akan bernapas pendek, terputus-putus, dan tidak teratur. Ini akan membuat oksigen yang dihirup tidak sebanyak dalam keadaan relaks.

Bernapas dalam keadaan panik juga membuat energi yang dikeluarkan menjadi lebih besar dan proses persalinan lebih lambat. Untuk mendukung tersedianya oksigen yang cukup, sebelum menjalani proses persalinan, Anda perlu berada di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.



Perhatikan ventilasi udara, apabila ruangan tersebut tertutup karena menggunakan AC, pastikan tidak ada banyak orang di dalam ruangan. Gunakan pakaian yang longgar, sehingga Anda lebih nyaman saat bernapas.

Indikasi ketersediaan oksigen yang baik bagi janin dapat dilihat dari denyut jantungnya yang stabil. Karenanya, tenaga medis akan terus memonitor denyut jantung janin. Denyut jantung janin normal berkisar antara 120-160 denyut per menit.


Latihan Olah Napas

Bagi Anda yang ingin bersalin secara normal, perlu melakukan persiapan, sejak trimester 3. persiapan tersebut adalah latihan olah napas yang baik. Cara bernapas dengan baik dan benar akan membantu Anda menjalani persalinan normal.

Olah napas ini dimaksudkan untuk latihan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Hal ini penting, terutama ketika kontraksi datang, sehingga energi Anda tercukupi dan siap menghadapi persalinan. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Pentingnya Mempersiapkan Biaya Persalinan

Risiko Persalinan dengan Vakum

Bisakah Melahirkan Normal Setelah Melakukan Caesar?

OTHER ARTICLES

Trik Cerdas Memilih Aksesori Rambut untuk Anak

Cara Mudah dan Murah Belanja Produk Kesehatan

Kenali Polyhidramnios, Penumpukan Air Ketuban

5 Tips Melakukan Olahraga di Bulan Puasa

Trik Memilih Nama untuk Bayi Anda