Mother&Baby Indonesia
Saluran ASI Tersumbat? Ini Cara Mengatasinya, Moms

Saluran ASI Tersumbat? Ini Cara Mengatasinya, Moms

Saat proses menyusui Si Kecil, saluran ASI Anda bisa mengalami kendala karena adanya penyumbatan (plugged duct milk). Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh radang payudara atau karena ada penyumbatan pada saluran ASI.

 

Tersumbatnya saluran ASI biasanya disertai dengan gejala tertentu, seperti benjolan pada payudara, bengkak, bercak kemerahan, atau rasa sakit. Pada kebanyakan kasus, tersumbatnya saluran ASI ini disebabkan oleh kelebihan simpanan air susu. Biasanya hal ini dialami pada masa-masa awal menyusui.



 

Mengobati saluran ASI yang tersumbat sangat penting dilakukan sebagai cara memperlancar ASI agar Si Kecil mendapat cukup ASI sehingga tumbuh kembangnya tidak terganggu.

 

Mengatasi Saluran ASI Tersumbat

Berikut ini beberapa tips penting yang dapat dilakukan untuk memperlancar ASI dan saluran ASI tidak lagi 'mampet'.

1. Mengeluarkan ASI

Anda bisa menggunakan breast pump untuk mengeluarkan kelebihan ASI dari payudara agar penyumbatan tidak kembali terjadi. Pilihlah level isapan pada breast pump yang sesuai dengan Anda sehingga tidak menimbulkan trauma pada payudara dan menyebabkan gangguan lain, seperti puting lecet.

2. Mengompres dengan Kain Hangat

Untuk meredakan rasa sakit karena tersumbatnya saluran ASI, kompres payudara dengan handuk yang telah dicelupkan dalam air panas. Cara ini akan mempermudah keluarnya air susu sehingga asupan ASI tidak macet.

3. Pijatan Lembut

Jika Moms bingung karena terus-terusan mengalami penyumbatan saluran ASI padahal Anda harus menyusui, Anda bisa mengatasinya dengan cara ini. Pijat lembut area payudara di mana penggumpalan air susu terjadi. Pijatan yang dilakukan harus perlahan dan menuju arah puting. Biasanya gumpalan ini dapat dirasakan ketika sedang menyusui bayi, yaitu berupa benjolan.



4. Cukup Minum Air

Mengonsumsi air putih tidak hanya membantu Anda memproduksi cukup ASI, tetapi juga dapat mengobati tersumbatnya saluran. Cukup asupan air dapat menormalkan viskositas (ukuran kekentalan) ASI sehingga meminimalkan terjadinya penyumbatan.

5. Melakukan pengobatan

Perawatan medis untuk mengobati tersumbatnya saluran ASI bisa dilakukan. Berkonsultasilah dengan dokter untuk pengobatan yang aman bagi Anda dan Si Kecil.

6. Mandi Air Hangat

Dengan mandi air hangat, akan ada aliran air yang menimpa payudara sehingga rasa sakit akibat penyumbatan bisa tersingkirkan. Aliran air hangat yang kontinu bahkan bisa memperlancar aliran ASI juga lho, Moms.

7. Mengganti Posisi Menyusui

Dengan melakukan variasi posisi menyusui, Anda bisa menghindari terjadinya penyumbatan saluran ASI. Selain itu, Anda juga bisa menemukan posisi paling nyaman untuk bayi.

8. Menyusui secara teratur

Ritme menyusui Anda menjadi tidak teratur karena beberapa hal, seperti nyeri pada payudara, harus bekerja, bayi merasa kenyang, atau karena bayi tertidur. Padahal, salah satu cara untuk mengatasi penyumbatan saluran ASI adalah dengan menyusui secara teratur dan lebih sering. Untuk itu, usahakan agar menyusui menjadi kegiatan rutin harian dan dilakukan secara teratur.

9. Meminta Saran Medis

Jika terus-terusan mengalami nyeri dan rasa tidak nyaman, bahkan setelah menerapkan kiat-kiat di atas, sebaiknya Anda bertanya pada dokter atau ahli laktasi. Dokter dapat memberikan jawaban dan solusi atas masalah penyumbatan saluran ASI yang Anda alami dan memperlancar ASI kembali. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu,   bayi,   menyusui,   masalah menyusui,   asi










Cover Mei-Juni-Juli 2020