Mother&Baby Indonesia
Kenali Thrush dan Cara Mengatasinya

Kenali Thrush dan Cara Mengatasinya

Thrush merupakan infeksi jamur tak berbahaya pada mulut bayi yang juga dapat menulari puting Moms saat menyusui.

 

Penyebab Thrush



Kebanyakan bayi tertular jamur ini dari jalan lahir. Setelah ia lahir, atau selama persalinan, antibiotik yang Anda atau Si Kecil konsumsi bisa memicu tumbuhnya thrush. Hal ini karena antibiotik yang bisa masuk ke dalam ASI membunuh bakteri baik di dalam tubuh. Contohnya, bayi yang dilahirkan melalui operasi caesar bisa terserang thrush jika sang ibu diberikan antibiotik setelah persalinan.

Si Kecil bisa menularkan thrush kepada Anda. Jadi, sangatlah penting bagi Anda dan Si Kecil untuk mencari bantuan dokter guna mengatasinya. Jika tidak, Anda berdua hanya akan saling menularkan terus-menerus.

 

Gejala Thrush

Beberapa gejala dan tanda thrush pada ibu menyusui:

1. Puting gatal, berwarna pink, terasa terbakar (mungkin juga lecet).

2. Rasa nyeri saat dan setelah menyusui

Newborn biasanya menunjukkan gejala jika terkena thrush, namun bayi yang lebih besar tidak. Berikut di antaranya:



1. Timbul bidang berwarna putih atau krem di mulut yang dapat menyebar ke langit-langit, gusi, dan sekitar pipi. Jika bidang putih ini hanya ada pada lidah Si Kecil, kemungkinan ini hanya susu dan bukan thrush.

2. Si Kecil akan menangis saat menyusu.

3. Bidang putih ini bisa menyebar dan menjadi lebih parah dengan gejala mirip ruam popok, yaitu terbentuknya bintik merah di sekelilingnya.

 

Cara Mengatasi Thrush

Jika Anda mencurigai Si Kecil atau Anda sendiri terkena thrush, segera berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan penanganan. Untuk pengobatan, Anda akan diberikan krim untuk puting payudara selama beberapa hari. Bayi Anda juga akan mendapatkan krim yang harus dioleskan pada thrush di mulutnya.

Anda juga harus mencuci semua perlengkapan Si Kecil dan mensterilkan dengan air panas atau sterilizer setelah digunakan, untuk mencegah infeksi berulang. Cuci tangan secara teratur, terutama setelah menyusui.

Anda juga bisa membiarkan puting terpapar sinar matahari atau udara di antara waktu menyusu untuk memperingan gejalanya. Beberapa ibu yang terserang thrush mengalami sakit yang cukup parah sehingga tidak bisa menyusui. Jika ini terjadi, pompalah ASI sehingga puting terasa lebih nyaman. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu,   bayi,   menyusui,   masalah menyusui,   asi,   thrush








Cover Maret 2020