Mother&Baby Indonesia
7 Makanan Ini bisa Bantu Anda Menjadi Supermom

7 Makanan Ini bisa Bantu Anda Menjadi Supermom

Makanan adalah sumber tenaga dan kesehatan Anda. Dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, tubuh Anda akan lebih cepat pulih setelah melahirkan dan lebih siap merawat bayi baru Anda. Makanan-makanan berikut ini pun wajib ada di menu Anda, Moms.


Oatmeal: Sumber Energi

Ibu dengan bayi baru pasti akan mengalami kurang tidur dan kelelahan. Cobalah mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan energi Anda. “Bahan makanan dari gandum seperti oatmeal dan roti gandum atau nasi dan pasta adalah karbohidrat yang dapat menjaga energi Anda pada level konstan,” ujar pakar diet, Priya Tew. Oatmeal juga kaya akan zat besi, kalsium, dan magnesium. Selain itu, oatmeal mengandung serat larut untuk menghindari konstipasi




Daging: Untuk Stamina Ekstra

Menggendong bayi atau mendorong dan melipat stroller tentunya membutuhkan stamina dan tenaga ekstra. Daging tanpa lemak penuh dengan protein, zat yang membentuk sebagian besar otot, organ, sel, dan cairan dalam tubuh.

Protein bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi ayam, kalkun, atau daging sapi yang akan membantu memberikan kekuatan untuk bergerak. Sumber-sumber kaya protein juga terdapat pada produk hewani lainnya seperti telur, dan produk nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Protein juga membantu menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.


Ikan: Pengusir Baby Blues

Banyak wanita yang mengalami baby blues setelah bersalin. Hal ini bisa terjadi karena faktor hormonal. Studi yang dilakukan University of Las Palmas, Spanyol, dan University College London, Inggris, menemukan bahwa wanita yang mengikuti diet mediterania dengan mengonsumsi ikan, seperti sarden, salmon, dan mackerel bersama dengan buah segar, sayuran, minyak zaitun, dan biji-bijian, memiliki kemungkinan 30 persen lebih rendah mengalami baby blues.

Hal ini disebabkan kombinasi dari asam lemak esensial, vitamin B, antioksidan, flavonoid, dan asam folat baik untuk otak Anda. Jika Anda mengalami baby blues lebih dari 1 minggu, segeralah ke dokter.


Yoghurt: Sarat Kalsium

Bila menyusui, Anda membutuhkan banyak kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi bayi serta memastikan pembekuan darahnya normal. “Yoghurt merupakan sumber kalsium,” terang ahli gizi Dr. Rafe Bundy. Mengonsumsi 250 gram yoghurt ditambah 500 ml susu per hari dapat mencukupi kebutuhan kalsium tubuh Anda. Tidak masalah apakah Anda mengonsumsi susu skim atau bukan, karena mereka mengandung kadar kalsium yang sama.




Jeruk: Memulihkan Kondisi

Baik bersalin secara caesar atau normal, mengonsumsi vitamin C dapat membantu memulihkan tubuh Anda. Vitamin C berkhasiat untuk menyembuhkan luka dan infeksi. “Kandungan tinggi vitamin C dapat ditemukan pada buah jeruk, lemon, jeruk bali, jeruk nipis. Ia dapat memperbaiki jaringan tubuh yang rusak,” ujar Dr. Bundy. Kiwi, pepaya, dan stroberi juga mengandung vitamin C dan dapat membantu penyerapan zat besi.


Pisang: Untuk Tidur Lebih Baik

Memiliki waktu tidur yang cukup adalah hal yang sangat berharga saat Anda baru memiliki bayi, Moms. Untuk tidur yang lebih nyenyak, Anda bisa mencoba mengonsumsi pisang. Pisang merupakan salah satu buah yang mengandung karbohidrat tinggi yang bisa meningkatkan kadar asam amino otak yang disebut triptofan. Triptofan dapat menimbulkan sensasi relaks dan rasa kantuk.

Makanan kaya triptofan selain pisang adalah keju cottage, kalkun, bayam, dan telur. Makanan tersebut sebaiknya dikonsumsi bersama karbohidrat untuk membantu membawa triptofan ke otak. Cobalah haluskan setengah buah pisang dan makanlah bersama roti gandum untuk membuat Anda mengantuk.


Zat Besi: Mengatasi Anemia

Anemia seringkali dialami oleh ibu hamil di trimester 3. Anemia terjadi karena rendahnya kadar zat besi pada tubuh dikarenakan meningkatnya volume darah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi. “terlebih setelah persalinan, anemia terjadi karena banyaknya darah yang keluar dari tubuh saat bersalin,” ujar Sarah Mugford, ahli kesehatan.

Anemia membuat Anda selalu merasa lesu. Konsumsilah makanan yang mengandung zat besi tinggi, seperti bayam, selada air, lobak, kacang-kacangan, daging, aprikot, dan plum.

Selain itu, zat besi juga membantu mempercepat proses penyembuhan luka, khususnya setelah melahirkan. Ia juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu melahirkan,   ibu baru,   makanan










Cover Mei-Juni-Juli 2020