Mother&Baby Indonesia
Bolehkah Anak Makan Sambil Jalan-Jalan?

Bolehkah Anak Makan Sambil Jalan-Jalan?

Saat anak susah makan, tidak sedikit orang tua yang memperbolehkan anaknya makan sembari berjalan-jalan di luar rumah. Hal ini dilakukan agar Si Kecil mau makan dan menghabiskan makanannya. Biar bagaimana pun juga, menurut mereka anak harus makan, dan itu jadi salah satu solusi untuk menyiasati anak yang susah makan. Bagaimana menurut Anda, Moms?

 

Menurut para Moms yang setuju, hal tersebut sah-sah saja dilakukan. Makan sambil berjalan-jalan, misalnya ke taman atau di lingkungan sekitar boleh dilakukan selama Si Kecil masih berusia batita. Menurut mereka, ketika berada di luar rumah Si Kecil biasanya akan lebih lahap makan karena ia bisa bertemu dengan teman-temannya atau orang lain sehingga mood-nya kembali naik dan mau makan. Si Kecil kadang bahkan tidak sadar jika makanannya ternyata sudah habis.



 

Memang setiap orang tua mengupayakan anaknya untuk makan di meja. Tapi, biasanya anak jadi malas makan, sehingga orang tua mengusahakan cara lain agar Si Kecil tetap mau makan. Salah satunya dengan mengajaknya berjalan-jalan di sekitar rumah.

 

Sedangkan para Moms yang tidak setuju berpendapat bahwa cara ini berisiko membuat makanan terpapar debu, waktu makan jadi lebih lama, dan membentuk mind set baru pada anak bahwa ia baru akan makan jika sambil jalan-jalan. Hal ini juga akan menimbulkan kebiasaan kurang baik. Selain itu, makan sambil jalan-jalan atau bermain bisa membuat anak lama dalam menghabiskan makan karena ia mengemut makanannya, bahkan ia bisa tersedak atau muntah karena makan sambil bermain.

 



Menurut mereka, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan karena akan membuat anak tidak fokus pada satu hal. Dengan membiasakan makan di meja makan hingga selesai, orang tua telah menanamkan budaya tertib dan melatih fokus Si Kecil dan membuat anak bisa menghargai makanannya. Selain itu, ada banyak cara untuk membuatnya mau makan, salah satunya dengan membuat makanan kesukaannya.

 

Menurut dr. BRW Indriasari Sp.A. M.Si. Med. M.Kes dari RSIA Budhi Jaya, sebaiknya anak tidak dibiasakan untuk makan sambil diajak berjalan-jalan, karena ia menyoroti masalah sanitasi makanan yang kurang baik sebab ada faktor risiko penularan penyakit melalui udara maupun orang sekitar.

 

Sedangkan secara psikologis, Efnie Indrianie, M.Psi. Dari Universitas Kristen Maranatha, melihat dampak buruk kebiasaan ini, yaitu Si Kecil akan sulit untuk tertib, karena sudah terbiasa makan kapan pun dan di mana pun. Makan di meja makan akan membentuk disiplin, meskipun sering kali makananya tidak habis. Untuk menyiasatinya, Moms bisa membuat kegiatan makan menjadi menyenangkan dengan membentuk makanan secara menarik atau mendongeng, sehingga anak bisa makan sambil duduk tenang. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   makan








Cover Januari - Februari 2020