Home - Balita - Tanya Ahli Balita / 25 Januari 2018 / Redaksi

Kembar Tak Selalu Sama! Ini Kata Psikolog

Dijawab oleh: Rosdiana Setyaningrum, M.Psi, M.HPEd, psikolog dari RS Pluit

 

Tanya:



Saya memiliki anak laki-laki kembar berusia 1 tahun. Mumpung masih kecil, saya selalu memakaikan mereka pakaian yang sama dan memberikan pernak pernik kebutuhan yang sama. Selain senang melihat mereka tampil seragam, alasan utama saya adalah agar mereka merasa diperlakukan adil.

 

Suatu saat, Si Adik menolak untuk mengenakan pakaian sama. Meskipun sudah saya bujuk hingga setengah memaksa, ia tetap menolak dan memilih baju lain. Apakah tindakan saya 'menyeragamkan' mereka selama ini salah meskipun mereka masih kecil? Akankan memengaruhi perkembangan pribadi dan emosional mereka? Bagaimana sebaiknya memperlakukan anak kembar?

Rima, ibu dari Rafa dan Rafi

 

Jawab:

Halo Mom,

Wah senang ya ada Si Kembar. Menyenangkan sekali tentunya melihat mereka berdua tumbuh besar bersama. Mereka juga akan jadi sahabat selamanya. Dan memang lucu ya Mom saat melihat mereka menggunakan baju yang sama. Dengan muka yang juga mirip, mereka pasti menarik banyak perhatian.

 



Namun memang Mom, walaupun kembar, Si Kecil pasti punya kepribadiannya masing-masing. Dan jangan kaget nanti kalau Mom melihat bahwa kepribadian mereka amat berbeda. Tiap anak pasti berbeda, bahkan Si Kembar sekalipun.

 

Usul saya, biarkan saja kalau mereka tidak mau menggunakan baju kembar, atau bahkan nantinya tidak mau les alat musik atau mengambil jenis olah raga yang sama, misalnya. Atau mungkin ‘pintar’ di bidang yang juga berbeda.

 

Hargai perbedaan mereka dan kepribadian mereka masing-masing. Karena adil bagi anak adalah saat kita memberikan apa yang memang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian mereka. Bukan sekadar ‘sama’.

 

Bila mereka dipaksa untuk selalu berpakaian yang sama maka mereka akan merasa tidak dihargai. Mereka pun sulit mengembangkan kepribadian masing-masing sehingga kelak akan menjadi orang dewasa yang kurang kuat kepribadiannya.

 

Perhatikan dengan baik kepribadian mereka masing-masing dan bagaimana cara mereka memberikan serta menuntut perhatian dari orangtuanya. Karena siapa tahu yang satu perlu waktu berdua lebih banyak dengan Mom dan Dad, sementara yang satu lebih suka dipuji dan diberi semangat. Salam untuk Si Kembar ya… (Donna Ch. Asri/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Ini Cara Sembuhkan Trauma Anak Akibat Pelecehan Seksual

Mitos Tentang Kejang

Anak Tak Mau Makan Nasi, Apa Akibatnya?

OTHER ARTICLES

Mother&Baby Fair 2019 Hadir di Makassar Weekend Ini!

Mitos Seputar Kulit Bayi yang Anda Perlu Tahu

Bolehkah Ibu Hamil Mandi Malam? Ini Jawabannya, Moms

50+ Ide Nama Bayi Laki-Laki yang Bermakna Berani

Muslim Life Fest 2019