Mother&Baby Indonesia
Tips Dokter Anak: Cara Mengatasi Bibir Kering pada Bayi

Tips Dokter Anak: Cara Mengatasi Bibir Kering pada Bayi

Dijawab oleh: dr. Caessar Pronocitro, Sp. A, M.Sc, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya

 



Tanya:
Anak saya yang baru berusia 3 bulan mengalami masalah bibir kering. Apakah penyebabnya? Apakah bibir kering berbahaya bagi bayi? Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasinya?

 

Jawab:

Bibir kering merupakan salah satu kondisi yang sering ditemui pada bayi dalam beberapa bulan pertama kehidupannya. Sebagian besar kasus bibir kering tidak berbahaya dan disebabkan oleh kebiasaan bayi menjilat atau mengisap bibir.

 

Temperatur yang tinggi, kelembapan yang rendah, dan paparan angin yang berlebihan juga dapat menimbulkan gejala bibir kering. Apabila dibiarkan berlarut-larut, maka keluhan ini dapat menyebabkan gangguan pada pola tidur dan menyusu bayi, serta menjadi faktor risiko infeksi.

 

Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:



1. Mengoleskan ASI pada bibir bayi dan membiarkannya membasahi bibir bayi.

2. Gunakan humidifier untuk meningkatkan kelembapan ruangan.

3. Lindungi bibir bayi dari paparan sinar matahari dan angin yang terlalu kencang saat berada di luar ruangan.

 

Sebagian kecil kasus bibir kering bisa jadi merupakan tanda dehidrasi pada bayi. Perhatikanlah adanya tanda-tanda lain dehidrasi pada bayi, di antaranya ubun-ubun yang cekung, air mata yang kering, serta frekuensi berkemih yang menurun (umumnya bayi berkemih minimal enam kali sehari).

 

Apabila keluhan berlanjut atau disertai gejala-gejala lain yang mengkhawatirkan, seperti dehidrasi, demam, ruam di kulit, atau mata kemerahan, maka sebaiknya bayi segera dibawa berobat ke dokter spesialis anak. ( Binar Murgati Pardini/TW/Dok. Freepik)



Tags: kesehatan,   anak,   bayi,   bibir,   kulit,   dehidrasi