Mother&Baby Indonesia
6 Cara Mudah Merawat Diri untuk Ibu Bekerja

6 Cara Mudah Merawat Diri untuk Ibu Bekerja

Dalam waktu satu minggu, kira-kira berapa lama Moms bisa menikmati waktu me-time? Mungkin pertanyaan itu sulit dijawab oleh para ibu, terlebih ibu bekerja. Jangankan untuk me-time, membagi waktu antara bekerja di kantor dan mengurus anak di rumah saja sulit. Tak heran kalau para ibu sering lupa untuk merawat diri sendiri.

 

Padahal, hal tersebut bisa berdampak pada perilaku anak lho, Moms. Si Kecil setiap hari melihat Anda hanya sibuk dengan bekerja dan bermain dengan mereka, sehingga Anda terlihat tidak punya dunia lain di luar itu. Padahal, ketika Anda memiliki waktu sendiri, ada saat di mana Si Kecil mampu melihat diri Anda yang berbeda. Bahkan mengajarkan mereka untuk bersikap ramah dengan orang lain.



 

Karenanya, Julie Burton, penulis buku The Self-Care Solution: A Modern Mother's Must-Have Guide to Health and Well-Being, memberikan saran khusus untuk para Moms yang bekerja. Ada 6 tips mudah yang bisa Anda lakukan agar dapat merawat diri sendiri meski sibuk dalam berkarier dan mengurus anak.

 

1. Gerakkan Tubuh Anda

Meski kesibukan harus dihadapi setiap hari, tetapi kesehatan tubuh tetap yang utama. Salah satunya tentu dengan berolahraga. Tidak perlu pergi ke pusat kebugaran, cukup dengan latihan di rumah dengan DVD gerakan senam. Cara lain dengan memiliki pelatih pribadi di rumah untuk latihan pilates atau yoga. Jangan lupa untuk mengajak Si Kecil ikut serta menggerakkan badan bersama agar kedekatan semakin terjalin, ya Moms.
 

2. Lengkapi Asupan Nutrisi

Makanan yang sehat tentu dapat membuat tubuh menjadi lebih segar dalam beraktivitas. Karenanya Anda perlu mengonsumsi makanan dan minuman yang mampu memberi nutrisi yang baik. “Memang penting untuk mengutamakan asupan nutrisi anak. Namun, saat Anda juga perlu memenuhi kebutuhan gizi baik untuk membuat tubuh lebih sehat,” papar Sara Haas RDN, LDN, juru bicara the Academy of Nutrition and Dietetics.
 

Dengan konsumsi makanan sehat ini pun bisa menjadi contoh bagi anak agar mau ikut menjalani gaya hidup sehat. Jadilah vegetarian satu kali seminggu dan minum air mineral ketimbang kopi atau soda. Sediakan juga bahan makanan sehat dan sederhana agar mudah diolah menjadi santapan keluarga setiap hari.
 

3. Komunikasi dengan Koneksi

Saat membutuhkan bantuan, Anda pasti meminta tolong pada orang lain. Untuk itu, usahakan untuk tetap berkomunikasi dengan teman, kerabat, juga tetangga sekitar rumah. Tentukan jadwal minimal satu kali sebulan untuk bisa bertemu dengan mereka, meski hanya ngobrol di kafe atau berkumpul di rumah sendiri. Jadi, Moms tetap bisa menjalani kehidupan bersosialisasi tanpa mengabaikan keluarga sendiri.
 



4. Kesehatan Tetap Nomor Satu

Selain berolahraga, Moms tentu harus tetap mengontrol kesehatan tubuh dengan konsultasi pada ahlinya. Jadwalkan paling tidak 1 kali dalam 6 bulan atau 1 tahun untuk bertemu dengan dokter dan melakukan check up. Hal ini akan membantu dalam memahami tubuh Anda sendiri sekaligus mengajarkan Si Kecil agar tetap peduli pada kesehatan tubuh.
 

5. Istirahat adalah Prioritas

Saking sibuknya, Moms sering lupa bahwa tidur yang cukup mempengaruhi kinerja dalam berkarir. Banyak dari ibu yang juga bekerja memilih untuk melakukan tidur singkat, dengan tujuan untuk mengistirahatkan tubuh sesaat. Hal ini sangat tidak dibenarkan oleh Alon Y. Avidan M.D., MPH, Direktur UCLA Sleep Disorders Center. Menurutnya, ibu yang kurang tidur di bawah 6 jam dapat mengalami obesitas hingga mudah terserang penyakit jantung dan diabetes.

 

Agar bisa mendapatkan jam tidur maksimal, Moms harus menghindari beberapa hal. Mulai dari makan terlalu malam, alkohol, percakapan yang mengganggu secara emosional, dan stimulan (seperti kafein dan nikotin). Ingatlah, bahwa tempat tidur hanya untuk 3S: sleep, sickness, and sex (tidur, sakit, seks).
 

6. Kenali Pribadi Lebih Dalam

Sebagai seorang ibu, Anda tentu memiliki segudang aktivitas yang harus dijalani setiap hari. Mulai dari membersihkan rumah, mencuci, bekerja 9 jam, menyiapkan makanan dan lainnya. Anda selalu menjalani rutinitas tersebut hingga setelah 10 tahun Anda mulai sadar telah melewatkan banyak hal di masa muda.

 

Untuk kembali menjadi diri Anda yang sesungguhnya, cobalah lakukan perjalanan seorang diri, hingga sampai di suatu tempat tenang dan merenunglah. Jika Anda bosan dengan pekerjaan, berhentilah dan cari pekerjaan yang sejajar dengan menyesuaikan tren saat ini. Atau ketika masih ada waktu, lakukan hobi Anda, buat jurnal atau semacamnya agar Anda tahu perkembangan yang terjadi secara pribadi.


Seperti yang disampaikan Julie Burton,”Kita hidup dan berkembang sepanjang hidup kita. Dengan tetap terhubung pada hasrat kita sendiri, maka kita bisa hidup bahagia sepenuhnya.” (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: ibu,   bekerja,   karier,   me-time