Mother&Baby Indonesia
7 Cara Membuat Resolusi Tahun Baru yang Realistis

7 Cara Membuat Resolusi Tahun Baru yang Realistis

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar setengah dari seluruh populasi Amerika membuat resolusi Tahun Baru, namun hanya 8% yang benar-benar mencapainya.

 

Mungkin Anda juga sudah menyiapkan resolusi seperti menurunkan berat badan atau menghemat pengeluaran agar bisa menabung. Apakah Anda juga ingin mewujudkan resolusi tahun baru tersebut? Untuk itu, Dr. Paul Marciano, seorang penulis buku Carrots and Sticks Don’t Work, menyampaikan 7 cara untuk mewujudkan resolusi tahun baru yang realistis. Yuk ikuti 7 saran dari Dr. Paul (yang mengkhususkan diri di bidang modifikasi perilaku dan motivasi) agar semua rencana bisa terlaksana di 2018 ini.



1. Definisikan tujuan Anda
Banyak orang yang menyatakan “Inilah tahun yang baik untuk diriku” ketika tahun baru datang. Tapi, apa yang hendak Anda capai sebenarnya? Dan bagaimana cara Anda untuk mencapai hal tersebut?

Dr. Paul pun menyarankan SMART:  spesifik, measured (terukur), achievable (dapat dicapai), relevan, dan time (terikat waktu). Jadi, langkah pertama untuk menghadapi perubahan dan melakukannya adalah dengan menjelaskan hal yang ingin Anda capai dengan rinci.


2. Catat kemajuan Anda
"Jika Anda bisa mengukurnya, Anda bisa mengubahnya,” itulah prinsip dasar psikologi. Pengukuran ini akan menjadi sumber motivasi ketika Anda merenungkan saat memulai di awal dan yang dialami saat ini.

Mencatat setiap hal baik kemajuan atau gagal dalam mencapai target juga akan membantu Anda untuk mengidentifikasi grafik pergerakan yang dilakukan sehingga Anda dapat menyesuaikan dengan usaha Anda.


3. Sabar dalam proses
Anda harus menetapkan tujuan yang realistis dan menyadari bahwa kemajuan tidak selalu berjalan mulus. Beberapa orang hanya menginginkan hasil yang cepat dan terkesan instan. Sedangkan menurut orang lainnya, hasil baik didapat dengan usaha yang lambat tapi pasti tercapai. Jadi, perubahan membutuhkan waktu yang bisa lama atau cepat tergantung seberapa kuat kita berusaha mencapainya.


4. Publikasikan tujuan Anda kepada teman dan keluarga
Mungkin bagi Anda, menyampaikan resolusi kepada orang lain akan sangat memalukan. Apalagi, ketika kita target yang diinginkan tidak tercapai sesuai harapan. Namun sebenarnya, dukungan dari orang sekitar bisa menjadi semangat tersendiri bagi Anda dalam mencapai target tersebut. Karenanya, sampaikan resolusi bisa secara garis besar atau mendetail kepada orang terdekat saja demi mendapat dukungan dari mereka.




5. Masukkan di jadwal Anda
Anda pasti sering mendengar orang mengatakan bahwa mereka tidak dapat "menemukan waktu" untuk melakukan sesuatu. Kita lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan melakukan hal lain seperti wisata kuliner atau berdiam diri di rumah tanpa melakukan apapun.

Untuk itu, jadikan tujuan baru Anda sebagai prioritas dan benar-benar melakukannya dengan menjadwalkan kegiatan pada rutinitas Anda. Lakukan latihan di pusat kebugaran pada hari yang sudah ditentukan atau pergi ke dokter untuk konsultasi kemajuan Anda dengan program penurunan berat badan. Usahakan untuk selalu mengikutinya dengan benar dan teratur agar pencapaian bisa di dapat.


6. Lebih baik melakukan sesuatu daripada tidak sama sekali
Mungkin Anda memiliki cara berpikir “harus mendapatkan semuanya atau tidak sama sekali”. Maksudnya, Anda lebih memilih untuk terus berjuang, namun ketika lelah Anda menyerah begitu saja. Jika ya, maka bersiaplah akan kegagalan yang Anda dapatkan dari semua resolusi yang dibuat di awal tahun.

Jika Anda hanya memiliki waktu 20 menit untuk berolahraga, lakukan. Jika Anda punya banyak rencana di akhir bulan dan hanya bisa menabung Rp 50.000 saja, tidak apa-apa. Intinya adalah setiap usaha yang benar-benar Anda lakukan tentu jauh lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali.


7. Bangkit ketika gagal
Kita semua bukanlah manusia sempurna. Seperti kata Vince Lombardi, seorang pemain football, "sebenarnya bukan karena Kamu terjatuh, tetapi ketika Kamu bangkit kembali." jadi, bertahan akan target adalah kuncinya. Jangan mengubah kegagalan sementara atau berulang dan menjadikannya sebagai alasan untuk menyerah. Sebagai gantinya, kenali kesalahan dan jadikan itu sebagai pembelajaran agar tidak menulanginya.

Dr. Paul dengan tegas percaya bahwa mencapai tujuan bukan hanya soal tekad. Tetapi bagaimana kita mampu mengembangkan keterampilan dan strategi yang tepat. Hanya dengan kesabaran, Anda akan mampu mencapai kesuksesan. Jadi, sudah siapkah menjalani segala resolusi baru Anda di 2018 nanti? (Vonia Lucky/TW/Dok.Freepik)



Tags: rekomendasi,   resolusi,   realistis,   tips








Cover Januari - Februari 2020