Mother&Baby Indonesia
4 Cara Menyiasati Pemberian Makan saat Anak Diare

4 Cara Menyiasati Pemberian Makan saat Anak Diare

Siapa yang tak panik mendapati Si Kecil mengalami diare? Pasti semua orangtua khawatir ya, Moms.  Nah, saat diare, anak biasanya menolak untuk makan. Biarpun Anda sudah menyodorkan makanan yang disukainya, Si Kecil tetap kehilangan nafsu makan. Selain itu, terkadang ia juga tidak mau minum. Kalau sudah begini, maka Si Kecil bisa lemas karena kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, yuk siasati agar Si Kecil mau makan dan minum. Berikut caranya!

 

1) Berikan oralit sebagai pengganti cairan yang hilang



Dilansir dari Idai.or.id, anak yang mengalami diare sangat rentan dehidrasi. Dehidrasi kategori ringan dan sedang ditunjukkan dengan ciri anak merasa kehausan. Namun, bila sudah mengalami dehidrasi berat maka anak jadi malas minum. Cobalah Moms cegah Si Kecil mengalami dehidrasi dengan memberikan oralit sekitar 10 ml/kg berat badan. Misal, bila berat badannya 10 kg, maka ia perlu oralit 100 ml setiap diare. Bila Si Kecil muntah setelah minum oralit, tunda dulu sebentar, lalu berikan oralit kembali sedikit demi sedikit.

 

2) Tetap berikan ASI

Air susu ibu memiliki efek proteksi terhadap terjadinya diare. Saat Si Kecil diare, lanjutkanlah pemberian ASI. Kandungan laktosa yang terdapat dalam ASI tidak akan menyebabkan diare bertambah parah.

 

3) Berikan makanan yang mengandung cairan



Bagi anak yang sudah mulai makan makanan padat, Moms dapat memberikan makanan yang banyak mengandung air, seperti sup, yogurt, atau air kelapa. Pemberian buah segar (jus buah) tidak disarankan karena mengandung sukrosa, fruktosa dan sorbitol yang menyebabkan peningkatan osmolalitas. Makanan yang mengandung tinggi kalium, seperti pisang juga bisa menjadi pilihan. Hindari memberikan minuman manis atau soda saat Si Kecil sedang diare ya!

 

4) Berikan makanan dalam porsi kecil dan sering

Saat sedang diare nafsu makan mungkin akan menurun, tetapi asupan makanan yang masuk tetap harus diperhatikan. Si Kecil juga mungkin juga merasa mual atau malah muntah. Oleh karena itu, berikan makanan dalam porsi lebih kecil agar lebih mudah diterima. Makanan dalam porsi kecil ini perlu diberikan lebih sering, Misal, berikan tiap 3-4 jam, untuk memenuhi kebutuhan zat gizi anak.

 

5) Berikan makanan tinggi energi

Saat sedang diare, berat badan anak jadi turun karena asupan yang kurang atau karena dehidrasi. Bila diare sudah sembuh, Moms perlu mengejar kekurangan asupan nutrisi dengan memberikan makanan yang tinggi energi, seperti telur dan buah-buahan. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: bayi,   balita,   anak,   sakit,   diare,   sakit_perut,   makanan,   nutrisi,   minuman,   gizi,   oralit,   cairan,   dehi










Cover Mei-Juni-Juli 2020