Mother&Baby Indonesia
Rumah Sakit Beri Pelatihan Merawat Bayi Prematur

Rumah Sakit Beri Pelatihan Merawat Bayi Prematur

Moms, seperti kita tahu, merawat bayi prematur tidaklah semudah merawat bayi yang lahir cukup bulan. Bayi yang lahir prematur butuh perawatan atau penanganan tertentu ketika ia dilahirkan. Karena itu, jangan heran bila biasanya ibunya sudah pulang terlebih dahulu, namun Si Kecil masih harus di rumah sakit. Soalnya, ia masih perlu menjalani penanganan melalui inkubator atau bahkan di ruang NICU. Hal tersebut tentu membuat orang tua sangat sedih dan tak jarang juga menimbulkan trauma.

 

Namun kini tak perlu khawatir lagi Moms. Sepertinya sudah mulai ada jawaban untuk para orang tua dengan bayi prematur. Dua rumah sakit, Queen Charlotte's and Chelsea Hospital di London dan St Mary's Hospital di Kanada menginisiasi training untuk orang tua tentang cara mengurus bayi prematur.



 

Nah, dalam training ini, orang tua akan diajari untuk memandikan, memberi makan, dan memberi obat-obatan kepada bayi mereka. Tujuan dari training ini adalah untuk meningkatkan kemampuan otak dan berat badan bayi, serta agar mereka bisa pulang ke rumah lebih cepat. Untuk mendapatkan training ini, bayi prematur harus terlebih dahulu dinyatakan stabil secara medis. Setelah itu, orang tua akan mendapatkan pelatihan untuk merawat bayinya yang prematur selama 6-8 jam per hari.



 

Salah satu pasangan yang mengikuti program ini adalah Jenny dan Alex Vaidya. Mereka belajar merawat anak pertama mereka, Jack, yang lahir pada usia kandungan 29 minggu. “Merawat Jack dari awal kehidupannya membuat saya memiliki ikatan yang lebih kuat. Saya juga merasa lebih percaya diri dan lebih cepat mengenal Jack,” ujar Jenny, seperti dikutip dari CNN.com. (Nadia/HH/Dok. Pixabay.com)
 



Tags: bayi,   prematur








Related Article