Mother&Baby Indonesia
8 Gejala Penyakit pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan!

8 Gejala Penyakit pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan!

Moms, jangan pernah menganggap sepele gejala penyakit pada Si Kecil ya! Karena itu bisa menjadi hal yang sangat serius. Jika menemukan gejala-gejala seperti berikut ini, sebaiknya langsung bawa Si Kecil ke dokter ya, Moms.

 

1) Demam tinggi



Moms perlu waspada jika suhu badan bayi mencapai 38 derajat celsius atau lebih pada bayi berusia di bawah 3 bulan, di atas 38.3 derajat celsius pada bayi 3-6 bulan, dan lebih tinggi dari 39,4 derajat celsius pada bayi usia 6-12 bulan. Jika sudah mengukur dengan termometer dan angka yang tertera mencapai atau lebih tinggi dari batas suhu badan yang ditentukan, maka Moms perlu segera membawa Si Kecil ke dokter. Pasalnya, gejala demam yang disebabkan infeksi bakteri dapat dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh.

 

2) Demam yang tak kunjung turun

Jika Anda telah memberikan obat penurun panas seperti acetaminophen atau ibuprofen kepada anak, tapi demamnya tak kunjung turun dalam waktu 4-6 jam, maka hubungi dokter. Ini bisa jadi salah satu tanda bahwa infeksi terlalu kuat untuk dapat dilawan oleh tubuh. Dengan segera membawa Si Kecil ke dokter,  penyebab dan penanganan infeksi lebih cepat diketahui.

 

3) Demam disertai sakit kepala

Jika Si Kecil mengalami demam dengan leher terasa kaku, sakit kepala dan terdapat ruam berwarna kemerahan, maka ini dapat dicurigai sebagai meningitis.

 

4) Nyeri perut tiba-tiba

Jika anak mengeluhkan sakit di bagian perut sebelah kanan, kram kadang muncul dan mendadak hilang, hal itu bisa dicurigai sebagai radang usus buntu. Mintalah anak untuk melompat. Apabila ia merasakan nyeri yang tak tertahankan, segera bawa ia ke dokter.

 



5) Sakit kepala disertai muntah

Jika Si Kecil terbangun tiba-tiba karena mengeluh sakit kepala dan muntah, maka ini bisa jadi gejala migrain. Migrain pada anak adalah penyakit cukup serius. Karena itu, jangan terlambat membawanya ke dokter ya, Moms!

 

6) Frekuensi kencing berkurang

Coba perhatikan wajah Si Kecil. Apabila mulut dan bibirnya kering, lalu frekuensi ke kamar mandi berkurang disertai muntah dan diare berlebihan, maka kemungkinan ia mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa menyebabkan syok pada anak.

 

7) Bibir membiru

Perubahan warna jadi kebiruan dan terengah-engah merupakan gejala gangguan pernapasan yang meliputi, asma, pneumonia, alergi, batuk rejan. Bahkan ada juga yang disebabkan tersedak oleh sesuatu. Segera berikan pertolongan pertama jika menemukan kejadian ini dan langsung hubungi dokter.

 

8) Muntah setelah jatuh

Jika bayi di bawah usia 6 bulan terjatuh dan disertai dengan kehilangan kesadaran, bingung, patah tulang dan muntah, maka bayi harus mendapatkan penanganan dokter. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: bayi,   balita,   anak,   penyakit,   gejala,   tanda,   demam,   muntah,   mual,   nyeri,   dokter








Cover Januari - Februari 2020