Mother&Baby Indonesia
7 Pelajaran Hidup yang Kita Dapatkan dari Anak Kecil

7 Pelajaran Hidup yang Kita Dapatkan dari Anak Kecil

“Ah, ingin rasanya kembali menjadi anak-anak lagi.” Mungkin, kalimat itu pernah Moms ucapkan pada diri sendiri begitu melihat senang dan bahagianya Si Kecil bermain-main tanpa beban. Ya, memang kepolosan dan keceriaan anak sering membuat iri dalam arti positif tentunya.  Nah tanpa disadari, di balik semua tingkah laku Si Kecil yang polos, ceria dan kadang menjengkelkan, tersirat nilai-nilai tentang hidup yang bisa Moms pelajari dan teladani lho. Berikut nilai-nilai itu!


1) Lebih Banyak tertawa
Coba amati, seberapa sering Si Kecil tertawa setiap hari? Hmm... mungkin Anda akan repot menghitungnya karena ternyata Si Kecil bisa tertawa hingga 300 kali lho dalam sehari. Berbeda sekali dengan orang dewasa yang tertawa hanya 5 sampai 6 kali setiap hari. Ya, orang dewasa memang dicap pelit tertawa. Soalnya, hanya tertawa untuk hal-hal tertentu saja. MIrisnya, orang dewasa justru malah sering menertawakan kesialan orang lain.

 



2) Menangis Boleh Saja
Menumpahkan emosi lewat tangisan adalah sesuatu yang wajar dilakukan anak-anak, namun tidak bagi orang dewasa. Menangis sering dianggap sebuah kelemahan, sehingga orang dewasa sangat gengsi untuk menitikkan air mata, meski menghadapi sesuatu yang menyedihkan.


3) Berteriaklah Sesekali
Ayo, coba ingat kapan terakhir kali Anda berteriak? Berteriak adalah salah satu hal sulit dilakukan orang dewasa karena dianggap kasar dan tidak sopan. Tapi, coba lihat anak-anak. Mereka sungguh mudah berteriak, terutama batita. Usia 1 sampai 3 tahun adalah masa-masa Si Kecil sangat suka berteriak. Mungkin Anda tidak nyaman dengan hal tersebut, namun berteriak merupakan bentuk komunikasi dan ekpresi Si Kecil.


4) Bergerak Aktif itu Menyehatkan
Salah satu hal mengejutkan dari anak-anak adalah seolah-olah mereka memiliki energi yang melimpah. Ketika melakukan aktivitas yang disukainya seperti bermain, mereka seperti menyimpan energi cadangan, sehingga tetap bersemangat dan tidak mudah kelelahan. Bergerak aktif adalah hal mengasyikkan bagi mereka. Sementara kegiatan favorit orang dewasa adalah duduk santai sambil membaca buku, menonton televisi dan bermain gadget.

 



5) Rasa Ingin Tahu yang Besar
Saat kemampuan bicara Si Kecil semakin baik, ia akan banyak bertanya mengenai hal-hal yang ditemuinya. Bahkan, bertanya sangat rinci, sampai-sampai Anda akan kerepotan menjawabnya dan dibuat kesal. Kanak-kanak memang selalu ingin tahu dan mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukannya. Kalau orang dewasa ingin tahu, sering dijuluki kepo. Tapi, sebenarnya bertanya mengenai hal-hal positif itu baik kok, Moms!

 

6) Berbagi dengan Tulus
Ketika bermain bersama dengan teman-temannya, Si Kecil tidak akan segan memberikan mainan miliknya kepada temannya. Ia pun tidak mempermasalahkan betapa pentingnya mainan itu untuknya. Bahkan, tidak sedikit anak-anak yang berhati seperti malaikat yang membagikan hasil tabungan untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya.

 

7) Kreatif
Seberapa sering Anda melihat Si Kecil menikmati aktivitas kreatif seperti menggambar, mewarnai, dan membuat kerajinan tangan? Pasti sering sekali. Sementara Anda, seberapa sering melakukan hal-hal serupa? Sedikit sekali orang dewasa (kecuali seniman) yang masih meluangkan waktu untuk menggambar ataupun membuat kerajinan tangan karena dianggap tidak berguna dan buang-buang waktu saja. (Meiskhe/HH/dok/Freepik)



Tags: balita,   keluarga,   hidup,   pelajaran,   nilai,   baik,   buruk,   positif,   kreatif,   tulus








Cover Maret 2020