Mother&Baby Indonesia
Hindari Menjemur Bayi Langsung di Bawah Sinar Matahari

Hindari Menjemur Bayi Langsung di Bawah Sinar Matahari

Moms, rutinitas menjemur bayi di pagi atau sore hari biasanya dilakukan oleh para ibu baru. Akan tetapi perhatikan ya Moms. Pastikan untuk menghindari bayi terkena paparan sinar matahari secara berlebihan. Kenapa? karena ternyata tidak baik untuk kulitnya.


Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sinar matahari berlebihan bisa menimbulkan risiko kanker kulit. Sayangnya, masih banyak orangtua yang tak menyadari hal ini dan membiarkan bayinya terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Nah, untuk mencegah bayi terkena sinar matahari langsung, yuk lakukan ini!



 

1.Bayi yang berusia di bawah 6 bulan harus dijauhkan dari sinar matahari karena kulitnya masih sangat sensitif. Kulit bayi mengandung sedikit melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada kulit, mata dan rambut serta melindungi dari sinar matahari. Oleh karena itu bayi sangat rentan terhadap sinar matahari yang dapat menimbulkan efek negatif bagi Si Kecil.




Untuk mencegahnya, gunakan kaca pelindung pada mobil (jika memiliki mobil) untuk mencegah sinar matahari langsung pada bayi. Ajak Si Kecil berjalan-jalan dengan kereta dorong yang dilengkapi pelindung sinar matahari sebelum pukul 10 pagi dan setelah 4 sore. Lalu, sebaiknya gunakan pakaian yang menutup seluruh bagian kulit bayi. Jika perlu, gunakan topi yang lebar dan melindungi wajah sampai leher dan telinga.


2. Untuk bayi usia 6-12 bulan sudah cukup aman menggunakan tabir surya khusus bayi. Gunakan produk yang aman dan direkomendasikan. Tabir surya bisa digunakan 30 menit sebelum pergi ke luar rumah dan setiap 2 jam sekali ketika sedang beraktivitas di luar ruangan. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: bayi,   kulit,   sinar_matahari,   paparan,   topi,   sensitif,   newborn








Cover Maret 2020