Mother&Baby Indonesia
Waspadai 7 Gejala Serius dan Berbahaya saat Hamil

Waspadai 7 Gejala Serius dan Berbahaya saat Hamil

Selama hamil, banyak ibu yang sering mengalami suatu 'sensasi' yang baru. Beberapa gejala yang Anda rasakan mungkin sesuatu yang normal akibat perubahan hormon. Tapi ada pula gejala serius yang mesti diwaspadai. Menurut dr. Lauren Streicher, seorang profesor klinis obstetri dan ginekologi di Northwestern University di AS, dikutip dari Today.com, jika ibu hamil mengalami gejala serius tersebut maka segera periksakan diri ke dokter terkait. Apa saja gejala serius yang dimaksud?


1)  Nyeri perut (abdominal pain) pada satu sisi disertai dengan atau tanpa perdarahan

Jika Moms mengalami gejala seperti ini maka bisa dicurigai sebagai kehamilan ektopik di mana embrio berkembang di luar rahim.



 

2) Perdarahan
Perdarahan tidak selamanya mengindikasikan keguguran. Tapi jika mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah hemoragi yang berat dan gawat. Risikonya, Anda akan kehilangan darah dengan jumlah banyak dalam waktu sangat cepat.


3) Gerak janin berkurang
Moms, selalu perhatikan gerakan janin di dalam perut. Jika ternyata berkurang atau mengalami penurunan dari biasanya, segera hubungi dokter. Kenapa? Karena hal ini bisa jadi tanda bayi kekurangan oksigen.

 



4) Sakit kepala yang tidak tertahankan
Hati-hati dengan sakit kepala yang tergolong parah selama kehamilan. Hal itu mungkin sebagai tanda Anda mengalami preeklampsia. Preeklampsia ini juga ditandai dengan tekanan darah tinggi, mual, penglihatan kabur, nyeri perut, nyeri bahu, nyeri punggung dan sebagainya.


5) Napas tersengal-sengal
Jangan abai jika Anda sering bernapas dengan tersengal-sengal saat hamil ya, Moms. Napas tersengal-sengal merupakan salah satu gejala emboli paru atau penyumbatan pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke paru-paru. Dampaknya bisa sangat berbahaya dan berujung pada kematian.

 

6) Kaki kram
Kram pada kaki adalah tanda terjadinya pembekuan darah yang juga berpotensi menyerang jantung, otak dan paru-paru. Jika kram pada kaki menghilang maka Anda tidak perlu menghubungi dokter. Tapi kalau kram kaki terjadi terus menerus bahkan kaki menjadi bengkak, segeralah ke dokter untuk mengobatinya.


7) Rasa gatal terus-menerus
Merasakan gatal yang tak henti dan sangat mengganggu dapat menjadi indikasi ada gangguan pada liver atau hati. Segera berobat ke dokter jika Anda mengalami hal ini ya, Moms! (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu,   gejala,   penyakit,   serius,   dokter,   obgyn,   kandungan,   pengobatan,   bahaya,   perdarahan,  










Cover April 2020