Mother&Baby Indonesia
Kulit Bayi Kuning Setelah Dilahirkan, Berbahayakah?

Kulit Bayi Kuning Setelah Dilahirkan, Berbahayakah?

Moms, apakah bayi Anda terlihat kuning beberapa hari pasca melahirkan? Waspadai, boleh jadi bayi Anda terkena jaundice yang disebabkan oleh tingginya kadar bahan kimia alami (bilirubin) yang ada dalam darah. Bilirubin inilah yang menyebabkan warna kulit menjadi kekuningan.


Tanda Bilirubin Tinggi

Adapun tanda bilirubin tinggi di antaranya adalah kulit bayi terlihat lebih kuning pada hari kedua ataupun ketiga setelah dilahirkan, dimulai dari wajah, lalu dada dan perut, dan kaki. Tidak jarang juga terlihat kuning pada area bola mata bagian putihnya.



Karena itu, Anda harus memperhatikan warna kulit bayi sesaat setelah dilahirkan. Mendeteksi warna kuning pada kulit bayi akan sedikit sulit bila kulitnya berwarna kehitaman. Anda dapat memastikannya dengan menekan bagian dahi bayi menggunakan telunjuk, bila saat Anda mengangkat jari dan terlihat kuning pada kulitnya, segera konsultasikan kepada dokter.


Penyebab Bilirubin Tinggi

Kenapa bilirubin bisa tinggi? Perlu kita tahu Moms, bayi baru lahir membuat lebih banyak bilirubin daripada orang dewasa karena mereka memiliki lebih banyak omset sel darah merah. Hati merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menguraikan bilirubin. Namun, saat bayi baru dilahirkan, hatinya belum berkembang secara sempurna. Akibatnya terdapat penumpukan bilirubin dalam tubuh bayi dan membuat kulit bayi berwarna kuning.


Penanganan Bayi Kuning



Nah, berikut hal yang dapat Anda lakukan Moms bila Si Kecil mengalami kuning:

- Pemberian ASI lebih sering sangat disarankan, mengingat banyak sekali manfaat yang terkandung dalam ASI.

- Selain ASI, berjemur juga dapat menangani masalah kuning pada newborn. Lepaskan pakaian bayi Anda dan biarkan cahaya matahari pagi menyinari tubuhnya sekitar 10 menit. Waktu yang terbaik untuk bayi Anda berjemur di pagi hari sekitar pukul 07.00-08.00 pagi. Hindari kontak mata Si Kecil dari paparan sinar matahari.

- Bila warna kuning tak kunjung memudar, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan fototerapi untuk memantau bilirubin newborn. Bayi Anda akan dipantau dengan 'lampu khusus' di rumah sakit selama 24 jam atau 2 hari. (Seva/HH/Dok. Freepik)



Tags: kuning,   bilirubin tinggi,   bayi,   newborn








Cover Maret 2020