Mother&Baby Indonesia
Do's & Dont's Pijat Bayi, Perhatikan Aturan Ini

Do's & Dont's Pijat Bayi, Perhatikan Aturan Ini

Moms, ternyata memijat bayi memiliki manfaat yang sangat besar bagi perkembangan sensori, lho. Menurut dr. Bernie Endiarini Medise, Sp.A(K), MPH, konsultan tumbuh-kembang anak dari FKUI-RSCM Jakarta, memijat atau massage memiliki manfaat fisik dan emosional bagi bayi.

 

Dokter senior tersebut menjabarkan beberapa manfaat fisik seperti bayi makin sehat karena membantu melancarkan sistem pencernaan dan penyerapan, peredaran darah, dan membantu meningkatkan kualitas tidur bayi. Sementara manfaat emosional di antaranya, meningkatkan bonding atau ikatan dengan orangtua, menurunkan produksi hormon penyebab stres sehingga bayi jadi lebih riang, mengurangi rewel dan lain-lain.



 

Tapi, perlu diingat bahwa memijat bayi tidak boleh sembarangan, melainkan harus mengikuti aturan agar bayi tidak mengalami masalah pada tubuhnya. Nah, adapun Do's & Dont's dalam memijat bayi yaitu:

 

DO'S

1) Sediakan alas yang lembut dan rata sebagai tempat berbaring bayi saat dipijat.

2) Cuci tangan Anda sampai benar-benar bersih.

3) Pilih ruangan yang hangat dan tidak berangin. Selain itu, sediakan waktu khusus memijat bayi. Biasanya lama waktu yang dibutuhkan sekitar 15 menit.

4) Lakukan pijat dengan posisi yang nyaman dan Anda harus melakukan kontak mata agar tercipta bonding yang berkualitas.

5) Mulai pijatan dengan sentuhan ringan dan pelan. Untuk bayi berusia 0 bulan, pijatan berupa usapan lembut, dan saat bayi berusia di atas 1 bulan, Anda bisa meningkatkan tekanan pijatan.

6) Nyanyikan lagu atau putarkan musik agar bayi lebih rileks.

7) Perhatikan isyarat yang ditampakkan bayi seperti haus, menangis, mengantuk dan lain-lain.



8) Untuk memudahkan pijat dan tidak melukai kulit bayi, selalu gunakan baby oil. Hindari penggunaannya pada wajah untuk menghindari luka.

9) Mandikan bayi atau seka tubuhnya dengan air hangat setelah melakukan pijatan.

 

DONT'S

1) Jangan memijat bayi setelah minum atau makan.

2) Jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat.

3) Jangan memijat bayi saat sedang sakit.

4) Jangan memaksa posisi tertentu saat memulai pemijatan, melainkan pilih posisi yang membuat bayi nyaman.

5) Jangan memijat dengan kuku panjang dan menggunakan perhisan pada tangan dan jari karena bisa menimbulkan luka pada tubuh bayi.

 

Moms, usahakan memijat bayi secara rutin hingga usianya mencapai 6 bulan. Pijatan bisa dilakukan 2 kali sehari, sebelum mandi pada pagi hari dan pada sore hari. Pijatan di sore hari sangat bermanfaat untuk membantu bayi tertidur. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: bayi,   massage,   pijat,   oil,   sehat,   tubuh,   tips,   stimulasi,   sensori,   manfaat,   fisik,   emosional










Cover April 2020