Mother&Baby Indonesia
Kenali 5 Prinsip Makan Agar Lebih Langsing

Kenali 5 Prinsip Makan Agar Lebih Langsing

Kadang, Moms makan terburu-buru atau sambil melakukan pekerjaan lain sehingga tidak menyadari jumlah makanan yang dikonsumsi. Ini, menurut Dr. Grace Judio-Kahl, M.Sc, MH, CHt, pendiri lightHOUSE Indonesia, menjadi salah satu penyebab mengapa Moms sulit menurunkan berat badan.

 



Dalam acara Slim Right Getaway yang diselenggarakan lightHOUSE Indonesia bekerja sama dengan Mother&Baby Indonesia, peserta dibantu untuk mencari motivasi melangsing dan menemukan cara yang benar untuk melakukannya. Acara ini dipandu oleh pendiri lightHOUSE, Dr. Grace Judio-Kahl, M.Sc, MH, CHt, psikolog Tara de-Thouars dan ahli gizi Vera Napitupulu.

 

Dalam sesi cara benar menjadi langsing, Dr. Grace memberikan 5 prinsip makan yang benar:

  1. Pikirkan kebutuhan perut. Sebelum makan, Moms harus melakukan skrining terhadap kondisi perut. Jika lapar, perut akan memberikan tanda berupa bunyi keroncongan. “Tanda lapar bukan kepala pusing atau mata berkunang-kunang. Tanda lapar muncul dari perut berupa keroncongan,” kata Dr. Grace.

  2. Saat makan hindari gula, tepung, dan minyak. Produk yang mengandung gula, tepung, dan minyak, biasanya berkalori tinggi. Semakin banyak kandungan bahan itu di dalam makanan, semakin tinggi kalorinya. Kalori yang terlalu tinggi lalu tidak terpakai, akan menyebabkan penumupukan kalori di dalam tubuh. Ini yang menyebabkan Moms sulit langsing.

  3. Izinkan tubuh mendapat makanan yang diinginkan 1 kali sehari dengan pertimbangan kebutuhan kalori. Jika suatu kali Moms sangat ingin mengonsumsi makanan tertentu, terutama yang mengandung tepung, gula, dan minyak, Moms bisa mengonsumsinya 1 kali sehari. Yang harus ditekankan adalah membuat perencanaan makan yang baik. “Jika ingin makan makanan tertentu dan tidak ingin ada kelebihan kalori, maka Moms harus mengatur makanan yang dikonsumsi. Misal, karena ingin makan gorengan yang jumlah kalorinya sekitar 200 kalori, Moms sebaiknya makan sedikit nasi karena jumlah kalorinya sama,” kata Dr. Grace.



  4. Pilih makanan terbaik. Dari begitu banyak pilihan makanan, Moms tentu harus memilih makanan terbaik. Makanan terbaik untuk kenyang tetapi tetap langsing adalah yang volumenya besar tetapi kalorinya kecil. Makanan itu contohnya sayuran.

  5. Utamakan asupan protein sebelum karbohidrat.

Untuk melawan godaan makan berlebih, Tara membekali peserta dengan teknik Emotional Freedom Technique (EFT), teknik hipnoterapi untuk mengendalikan pikiran. “Makanan adalah makanan saja. Ia bukan musuh, bukan juga sahabat saat emosi bergejolak. Jika godaan untuk makan sangat besar, kita harus melakukan skrining terlebih dahulu, apakah memang perlu makan, atau sekadar ingin saja,“ kata Tara saat semua peserta mempraktekan ilmu memilih makanan di restoran.

 

Selain di dalam kelas, peserta program Slim Right Getaway diajak juga melakukan yoga, meditasi, latihan tari Bali, berjalan-jalan ke pantai dan Monkey Forest, serta melukis telur kayu. Program 4 hari ini berhasil membuat pesertanya hidup lebih baik dan tubuh lebih langsing. “Saya turun 2,5 kg,” ungkap Ucitha Pohan, penyiar radio yang mengikuti program. (SR)

 



Tags: langsing,   sehat,   makanan,  








Cover Januari - Februari 2020