Mother&Baby Indonesia
7 Nutrisi Penting untuk Ibu Menyusui

7 Nutrisi Penting untuk Ibu Menyusui

Moms, selama menyusui Si Kecil ingat ya untuk selalu memenuhi nutrisi harian dengan baik, agar Anda bisa menghasilkan ASI berkualitas bagi Si Kecil. Kualitas ASI yang baik tentu akan membuat tumbuh-kembang bayi jadi baik pula. Sebenarnya, secara alami ASI sudah mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi. Namun, kuantitas konsentrasinya dalam ASI sangat dipengaruhi oleh pola makan ibu. Untuk itu, selain mengonsumsi makanan berkalori seperti nasi, ibu menyusui juga wajib mencukupi kebutuhan nutrisi berikut untuk menjaga kualitas ASI.

 

1) Asam lemak
Sumber utama kalori bayi berasal dari lemak. Selain sebagai sumber energi, lemak juga bermanfaat untuk membangun jaringan otak. Oleh karena itu, ibu wajib mengonsumsi tinggi asam lemak seperti ikan salmon, ikan kembung, kacang-kacangan, daging sapi dan lain-lain.




2) Protein
Asam amino dalam protein bermanfaat untuk membangun jaringan tubuh bayi. Protein bisa didapatkan dari bahan makanan hewani maupun nabati seperti daging sapi, daging ayam, tempe, tahu, telut, edamame, belut dan sebagainya.

 

3) Vitamin B kompleks
Vitamin B banyak terdapat di dalam beras merah, edamame, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, dan kenari. Selain itu, ada juga di dalam daging sapi, daging ayam, ikan, telur, plain yogurt, jamur dan sayuran hijau.

 

4) Vitamin C
Selain penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C juga bermanfaat untuk menyerap mineral. Oleh karena itu, ibu menyusui tidak boleh melewatkan konsumsi vitamin C. Vitamin ini bisa didapatkan dari jeruk, mangga, nanas, pepata, stroberi dan buah-buahan berwarna cerah lainnya.



 

5) Kalsium dan zat besi
Bayi memerlukan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi. Sementara zat besi untuk membentuk sel darah merah. Agar kedua mineral penting ini cukup dalam ASI, maka ibu wajib mengonsumsi makanan kaya kalsium dan zat besi setiap hari. Di antaranya adalah kuning telur, umbi-umbian, ikan, kepiting, kerang, udang, bayam, kangkung, brokoli dan lainnya.

 

6) Yodium dan seng
Zat yodium dalam ASI diperlukan untuk membentuk protein untuk menunjang pertumbuhan fisik dan otak bayi usia 0-6 bulan. Makanan tinggi yodium di antaranya ikan, seafood, rumput laut, garam, nanas, stroberi dan kacang tanah. Seng (zinc) juga penting untuk menghindarkan anak dari ADHD. Makanan yang mengandung seng yaitu daging sapi, daging ayam, telur, jamur, tempe dan tahu.


7) Cairan
Kecukupan cairan juga penting. Ibu menyusui membutuhkan lebih dari 8 gelas cairan setiap hari yaitu sekitar 12 gelas atau setara dengan 3 liter air. Asupan cairan tidak hanya dari air putih saja, tetapi juga dari jus buah, salad, susu dan kuah sayur. (Meiskhe/HH/dok.Freepik)



Tags: ibu,   menyusui,   asi,   nutrisi,   gizi,   bayi,   kualitas,   makanan,   minuman,   vitamin,   mineral,   kebutuhan