Mother&Baby Indonesia
Anak Sering Disuapi Makan Lebih Berisiko Kegemukan

Anak Sering Disuapi Makan Lebih Berisiko Kegemukan

Saat makan tiba, tidak jarang Anda memilih untuk menyuapi Si Kecil agar acara makan berlangsung cepat. Selain itu, Si Kecil bila disuapi tidak akan meninggalkan sisa makanan yang terlalu banyak. Padahal Moms, cara tersebut kurang tepat. Sebab, penelitian membuktikan, anak yang sering disuapi makanan dapat meningkatkan risiko kegemukan.

 

Amy Brown, seorang profesor di Universitas Swansea, mengatakan bahwa Si Kecil harus diberi kesempatan untuk makan sendiri sesedikit atau sebanyak yang ia inginkan. Pemberian makan dengan disuapi oleh orang tua menggunakan sendok ataupun tangan dapat membuat Si Kecil makan lebih banyak dari yang ia butuhkan atau inginkan.



 

Penelitian ini menggunakan sampel 298 bayi. Awalnya, selama 6-12 bulan bayi-bayi ini dikenalkan pada makanan padat. Para peneliti kemudian mempelajari bagaimana berat badan dan perilaku makan bayi tersebut antara 18 dan 24 bulan berikutnya. Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa Si Kecil yang makan sendiri 'secara signifikan lebih' dapat berhenti makan saat merasa kenyang. Mereka pun cenderung tidak mengalami kegemukan.

 

“Bila Si Kecil makan sendiri, maka ia dapat mengendalikan asupan makanannya dengan kecepatan makan yang ia atur sendiri,” ujar Amy Brown. Nah, dengan melatih Si Kecil makan sendiri, ia tidak merasa 'dipaksa' makan yang mengakibatkan ia makan lebih banyak dari yang diinginkan. (Seva/HH/Dok. freepik)



BACA JUGA:

Jaga Porsi Makan Si Kecil Agar Tak Gemuk

Cara Ampuh Membujuk Anak Susah Makan

Mengapa Si Kecil Sulit Gemuk



Tags: menyuapi,   makan,   mpasi,   anak,   balita








Cover Maret 2020