Mother&Baby Indonesia
Kejang Berulang dan Cara Mengatasinya

Kejang Berulang dan Cara Mengatasinya

Dijawab oleh dr. Yovita Ananta, Sp.A dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta

 

T: Anak saya mengalami kejang saat 14 bulan, bahkan sampai berhenti bernapas selama 1 menit. Apakah ada risiko tertentu yang ditimbulkan akibat kejang ini? Kalau sudah pernah kejang, apakah ia akan mengalaminya lagi setiap demam tinggi?



 



J: Kejang saat anak demam (kejang demam) dapat terjadi direntang usia 6 bulan-6 tahun. Terdapat 2 jenis kejang demam, yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kejang demam sederhana merupakan kejang yang terjadi 1x dalam 24 jam, durasinya kurang dari 15 menit dan pola kejang umum (seluruh bagian tubuh), serta tidak terdapat gangguan/ defisit neurologis. Bila anak Anda termasuk kriteria kejang demam sederhana, biasanya tumbuh kembang selanjutnya dapat berlangsung normal.

Kejang masih mungkin berulang saat anak mengalami demam di atas 38 derajat Celcius dan tidak dapat diprediksi demam yang mana yang akan menyebabkan kejang (misalnya demam hari ini 38.5 derajat Celcius anak kejang, namun esoknya demam 39 derajat Celcius anak tidak kejang). Obat antikonvulsan/ antikejang dapat diberikan melalui dubur untuk menghentikan kejang, namun harus sesuai dengan resep dokter. (ClaudiaCarla/HH/dok.Freepik)



Tags: bayi,   balita,   demam,   suhu,   kejang,   tips,   pengobatan,   berulang,   dokter_anak,   ahli








Cover Maret 2020