Mother&Baby Indonesia
Benarkah Susu UHT bisa Menyebabkan Anak Anemia?

Benarkah Susu UHT bisa Menyebabkan Anak Anemia?

Dijawab oleh dr.Rouli Nababan, Sp.A, spesialis anak dari KiddieCare Centre Sunter, Jakarta Utara.

 

T: Anak saya berusia 21 bulan doyan sekali mengonsumsi susu UHT rasa cokelat. Sampai saat ini, ia masih ASI dan saya memberikan susu UHT sebagai pendamping. Beberapa hari terakhir saya menjadi khawatir setelah mengetahui susu UHT bisa menyebabkan anak menjadi anemia, terutama jika dikonsumsi secara rutin. Bagaimana mengatasinya?



 

J: Untuk anak berusia 1 tahun keatas, pemberian susu sudah bukan lagi hal yang utama, Anda dapat memberikan susu apapun termasuk ASI kepada Si Kecil, namun yang harus menjadi perhatian adalah volume susu yang diberikan dalam 1 hari. Kebutuhan susu untuk anak usia 1 tahun keatas hanya sekitar 400-500 ml per hari, termasuk ASI dengan atau tanpa susu formula atau susu UHT.



 

Jadi anak hanya diberikan sekitar 3 kali pemberian yaitu saat bangun pagi, menjelang tidur siang dan malam, masing-masing sekitar 100-150ml. Dengan pemberian 400-500 ml perharinya sudah mencukupi kebutuhan akan kalsium. Untuk anak yang tidak suka susu, bisa diganti dengan produk susu lain seperti keju, yogurt atau krim yang dicampur dalam makanan padatnya.


Kandungan zat besi dalam susu UHT dan susu formula sudah ditambahkan jadi tidak perlu takut anak menjadi anemia, justru pemberian ASI yang berlebihan untuk usia diatas 1 tahun tanpa diimbangi dengan makanan padat yang mengandung tinggi zat besi, akan memiliki risiko anak menjadi anemia. Kenapa? karena kandungan zat besi dalam ASI cukup rendah dan sifat zat besi dalam ASI mudah larut dalam air. (Meiskhe/HH/dok.M&B UK)



Tags: bayi,   balita,   asi,   susu,   uht,   nutrisi,   zat_besi,   defisiensi,   anemia








Cover Januari - Februari 2020