Mother&Baby Indonesia
4 Cara Menenangkan Anak Sakit

4 Cara Menenangkan Anak Sakit

Akhir-akhir ini cuaca makin tidak menentu ya, Moms. Hujan dan angin kencang sering melanda, bahkan sejak pagi hari. Pada saat seperti ini, tidak aneh jika anak terserang flu, batuk, atau penyakit ringan lain. Setiap ibu pasti sedih jika melihat Si Kecil sulit bernafas karena flu. Berikut beberapa cara menenangkan Si Kecil saat terserang influenza, seperti dikutip dari Mother&Baby UK.

 

1. Sulit Bernafas
Anak yang masih sangat kecil belum paham apa yang harus dilakukan jika hidung tersumbat. Akibatnya, ia hanya bisa menangis. Selain itu, hidung tersumbat juga menyulitkan bayi yang masih menyusu. Untuk itu, Anda dapat menggunakan alat hisap ingus yang banyak tersedia di pasaran. Namun, jika Si Kecil menolak (dan biasanya itu yang terjadi), cobalah menggunakan handuk basah saat mengelap ingus yang keluar.



 

Hal lain yang bisa dicoba adalah menggunakan saline drops untuk bayi. Usapkan tetesan saline drop pada lubang hidung untuk mengencerkan ingus, lalu hisap dengan alat penghisap ingus.

 

2. Tidak Mau Makan
Layaknya Anda yang kehilangan nafsu makan saat sakit, Si Kecil juga merasakan hal yang sama. Selain itu, bisa jadi ia mengalami sakit di tenggorokannya hingga tidak mau makan.

 

Untuk melihat apa anak memang mengalami gangguan tenggorokan, Anda dapat memegang dan mengamati lehernya, dan lihat apakah ada bagian yang bengkak. Anda juga bisa mengintip dari mulutnya.



 

Jika Si Kecil tidak mau makan, paling tidak pastikan ia tidak dehidrasi. Berikan air putih atau susu hangat untuk menjaganya tubuhnya tidak kekurangan cairan. Namun, segera periksa ke dokter jika urin anak mulai gelap dan bibirnya kering, karena ini adalah tanda dehidrasi.

 

3. Telinga Merah
Infeksi telinga termasuk hal yang sering terjadi pada anak-anak dan seringkali disertai demam. Segera ukur suhunya dan bawa ke dokter jika lebih dari 38,5 derajat untuk bayi bawah 6 bulan. Sementara itu, Anda juga dapat memberikannya parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demamnya, dan ke dokter jika suhu tidak turun.

 

4. Muntah-Muntah
Penyakit perut bisa membuat anak mengalami muntah-muntah dan rewel. Intinya adalah memastikan anak tetap mendapatkan asupan cairan. Jadi tetap berikan ia ASI atau susu formula bagi bayi bawah 6 bulan. Untuk anak yang lebih besar, berikan air mineral dan oralit jika perlu. Tidak perlu khawatir dengan asupan makanan, karena anak akan makan setelah perutnya mulai membaik. (Nadia/TW/Dok. M&B UK)



Tags: bayi,   balita,   sakit,   tips










Cover Mei-Juni-Juli 2020