Mother&Baby Indonesia
Masalah Rambut yang Sering Dialami Bayi, Ini Solusinya!

Masalah Rambut yang Sering Dialami Bayi, Ini Solusinya!

Rambut merupakan bagian dari organ tubuh yang sangat penting dan berharga. Tak heran bila muncul istilah bahwa rambut adalah mahkota bagi setiap orang.




Nah, setiap ibu tentu menginginkan rambut yang indah dan sehat bagi anak-anaknya, baik itu laki-laki maupun perempuan.


Sebuah survei konsumen yang diadakan oleh My Baby pada awal tahun 2017 menunjukkan bahwa 66 persen ibu menginginkan bayinya memiliki rambut tebal dan hitam berkilau.


Namun, tidak semua bayi lahir dengan rambut yang indah. Beberapa bayi juga mengalami masalah dengan rambut dan kulit kepala di awal-awal kelahirannya. Survei yang sama juga mengungkap bahwa 61 persen responden memiliki bayi dengan rambut tipis dan 47 persen ibu mengeluhkan rambut bayinya cepat bau.


Mengomentari hal tersebut, dr. Margareta Komalasari Sp.A menjelaskan bahwa memang ada beberapa masalah yang kerap terjadi pada kulit kepala dan rambut bayi sebagai berikut:

  • Rambut tipis

  • Rambut cepat bau

  • Rambut kusut

  • Kulit kepala berkerak




Faktor yang menyebabkan masalah-masalah tersebut berhubungan dengan aspek genetis dan juga lingkungan. “Kemungkinannya 50 persen genetis, 50 persen lingkungan,” ujar dokter Margareta saat ditemui di acara My Baby Keramas Ceria pada Sabtu (25/2) lalu di Jakarta.


Salah satu contoh faktor lingkungan adalah iklim tropis Indonesia yang lembab dan membuat kulit kepala bayi lebih mudah berkeringat sehingga cepat bau. “Aktivitas anak yang cukup tinggi juga memengaruhi hal ini. Saya sebagai orang tua juga mengalami bagaimana rambut anak saya bau setelah siang hari,” ujar Brand Development Manager My Baby, Selva Marsentiani.


Walaupun cukup banyak masalah yang bisa terjadi pada rambut bayi, ternyata solusinya mudah lho, Moms. “Sebenarnya perawatan rambut bayi dapat dilakukan dengan menjaga kebersihannya lewat rutin keramas menggunakan sampo khusus bayi. Selain untuk membersihkan kepala, keramas juga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mempererat ikatan ibu dan bayi,” jelas dokter Margareta.


Ia juga menambahkan bahwa keramas sebaiknya dilakukan setiap hari, mengingat iklim Indonesia yang tropis. Selain itu, pilihlah produk yang memang didesain khusus untuk bayi karena kulit kepala bayi masih sensitif.(Nadia/HH/Dok. M&B)

BACA JUGA:

5 Makanan Pencegah Rambut Rontok

Yuk, Bikin Masker Rambut Alami Sendiri

Trik Agar Anak Tak Histeris Saat Potong Rambut



Tags: bayi,   newborn,   balita,   rambut,   keramas,   shampo,   rontok,   bau,   kusut,   kepala,   kerak








Cover Januari - Februari 2020