Mother&Baby Indonesia
Kelamaan di Daycare Membuat Anak Lebih Stres, Waspada!

Kelamaan di Daycare Membuat Anak Lebih Stres, Waspada!

Anak-anak yang menghabiskan terlalu lama di daycare atau tempat penitipan anak, akan menderita stres yang bisa membuat mereka menjadi pemalu di kemudian hari. Sebuah studi menemukan bahwa tingkat stres balita di daycare sekitar sepertiga lebih tinggi daripada mereka yang tinggal di rumah.

 

Penelitian mengungkapkan, untuk mengetahui tingkat stres anak, mereka menguji berdasarkan sampel air liur dan diuji untuk melihat hormon stres kortisol. Hasilnya mengejutkan! Anak yang tinggal di daycare lebih dari 8 jam memiliki hormon stres kortisol lebih tinggi dibandingkan anak yang tinggal di rumah. Hal Ini dikarenakan anak merasa kehilangan orang tua dan mungkin saja memiliki konflik dengan teman-teman di tempat tersebut.



 

“Anak-anak merasa kehilangan dan harus terpisah dengan orang tua. Sulit bagi anak-anak untuk berada di tempat penitipan bersama babysitter,” ujar Mary Britt Drugli, selaku profesor yang meneliti stres pada anak.

 



Stres di usia muda tersebut dapat mengubah cara otak balita dalam hal perkembangan, membuat mereka lebih pemalu, dan kurang dapat mengontrol diri. Tetapi kabar baik bagi orangtua yang bekerja adalah bahwa mereka dapat mengatasi beberapa risiko efek buruk dengan cara menghabiskan waktu berkualitas dengan anak  setelah dijemput dari tempat daycare.

 

“Orang tua sebaiknya mulai sering menghabiskan waktu bersama anak ketika menjemputnya dan saat akhir pekan. Lakukan kegiatan menarik seperti memasak bersama, membaca buku, atau pergi ke luar kota,” tambah  Mary Britt Drugli. (Seva/HH/Dok. M&B UK)



Tags: daycare,   anak,   balita,   stres,   pemalu,   studi,   riset,   penelitian,   kortisol








Cover Januari - Februari 2020