Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 5 Desember 2017 / Redaksi

Pentingnya Albumin untuk Ibu Hamil dan Anak

Saat hamil, penting bagi Anda untuk memerhatikan kadar albumin dalam tubuh. Albumin adalah bagian dari protein plasma darah yang memiliki peran seperti mengatur tekanan osmotik darah dan menjaga keseimbangana cairan tubuh. Protein albumin juga mampu mengangkut nutrisi dalam tubuh serta membantu memperbaiki kerusakan jaringan sel. Karenanya, protein ini sangat dibutuhkan pasien pasca operasi.

 

Kekurangan albumin pada diri seseorang dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh, salah satunya di ginjal. Hal ini sering terjadi pada pasien penderita hepatitis, tumor, juga kanker. Untuk ibu hamil, kekurangan protein albumin di dalam darah dapat menyebabkan yypoalbuminemia. Hal ini akan membuat sang ibu mengalami preeklampsia, di mana tekanan darah menjadi tinggi, pembengkakan di kaki, hingga kejang-kejang.

 

Selain itu, kekurangan albumin pada anak mengakibatkan kekurangan pada kecerdasan anak serta gangguan saraf motorik. Kedua hal ini bahkan telah terbentuk sejak dalam kandungan. Karenanya, asupan protein albumin yang kurang sangat berbahaya bagi ibu hamil maupun bayi di dalam kandungannya.

 

DR. Dr. Taufik Jamaan Sp.OG, dari RSIA Bunda menyatakan, bahwa setiap orang termasuk ibu hamil membutuhkan 60 sampai 75 gram protein albumin perhari. Kebutuhan ini didapat dari konsumsi kacang-kacangan, susu, daging, ikan, dan makanan lain yang dapat menghasilkan protein nabati maupun hewani.

 

Salah satu bahan makanan yang mampu menghasilkan protein tertinggi adalah ikan gabus. Kandungan di dalamnya berupa protein sebesar 80,55%, albumin 33,07% dan asam amino serta mineral lainnya yang penting untuk tubuh. Selain itu, konsumsi putih telur sebanyak 10 butir sehari juga dapat meningkatkan albumin dalam tubuh.

 

“Pemenuhan protein albumin pada ibu hamil juga berfungsi untuk pembentukan otot-otot bayi, enzim, dan metabolisme tubuh. Dan juga untuk menjaga rahim ibu, pembuluh darah, serta plasenta ibu,” lengkap DR. Dr. Taufik.

 

Kandungan protein albumin yang cukup pada tubuh juga membantu pembetukan tulang serta mencegah anemia. DR. Taufik menyampaikan bahwa 1 dari 2 ibu hamil menderita anemia karena protein yang tidak diserap baik oleh tubuh. Dengan albumin yang cukup, makan berbagai vitamin serta zat-zat penting lainnya bisa terserap secara baik dan menambah kekuatan dalam beraktivitas.

 

DR. Taufik juga mengingatkan para ibu hamil untuk menghindari makanan yang kurang baik dan menghambat perkembangan janin. “Kurangi makanan manis, berlemak, minuman bersoda dan juga berkafein seperti kopi. Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol , karena dapat menghambat pembuluh darah ke rahim dan bisa menyebabkan anak lahir belum cukup bulan atau prematur. Selain itu juga menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah serta fetal alcohol syndrome,” lengkap DR. Taufik. (Vonia Lucky/TW/Dok.Freepik)







RELATED ARTICLE

Nutrisi Esensial untuk Mom dan Si Kecil

Hamil Kedua Terlalu Cepat Meningkatkan Risiko Autisme

10 Tanda Anda Hamil Anak Perempuan




OTHER ARTICLES

Tips Menghadapi Balita yang Agresif

Penuh Kebutuhan Vitamin D dengan Makanan Ini

Tips Negosiasi Gaji bagi Ibu Milenial

Inspirasi Bisnis Menjelang Natal

5 Tips agar Anak Semangat Minum Susu