Mother&Baby Indonesia
10 Tanda Kehidupan Seks Anda Sehat

10 Tanda Kehidupan Seks Anda Sehat

Kebanyakan dari Moms tidak terlalu tertarik bahkan sama sekali tidak penasaran dengan kehidupan seks pasangan lainnya. Namun terkadang, Moms merasa penasaran apakah kehidupan seks Anda sehat atau tidak? Apakah pasangan lain juga melakukan hal yang Moms dan pasangan lakukan dalam berhubungan seks? Apa pendapat terapis atau medis mengenai hubungan tersebut? Hal-hal seperti ini sering menjadi pertanyaan di benak Moms dan sepertinya sulit menemukan jawaban yang tepat.

 

Untuk itu, kenali 10 tanda Anda dan suami telah memiliki kehidupan seks yang sehat, dan cari tahu cara meningkatkannya jika ternyata kehidupan seks Anda belum memuaskan. Dilansir dari Prevention, simak 10 hal berikut ini yuk, Moms:

 

1. Nyaman dengan Bentuk Tubuh Anda

Menurut penelitian yang dilakukan Universitas Texas, wanita berusia 18 hingga 49 tahun yang memberikan nilai tinggi untuk tubuh mereka memiliki kepuasan pada kehidupan seksualnya. Mereka pun tidak mempedulikan ukuran paha atau perut demi kepuasan saat berhubungan seks. Hal tersebut malah membuat kegiatan di ranjang lebih menyenangkan bahkan hingga menimbulkan orgasme. Berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh (bukan hanya menurunkan berat badan) juga meningkatkan harga diri dan rasa percaya diri akan tubuh.

 

2. Tidak Malu untuk Meminta

"Seks yang baik adalah bagaimana menemukan 'resep' terbaik untuk Anda," ujar Aline Zoldbrod, PhD, certified sex therapist dari Sexsmart.com. Untuk itu, cobalah untuk menyampaikan apa yang kedua pihak inginkan secara langsung, jangan selalu mengharapkan agar pasangan mampu memahami apa yang Anda inginkan, atau sebaliknya.

 

3. Terkadang Anda Menjadwalkannya

Banyak yang beranggapan bahwa berhubungan seks datang secara spontan. Namun faktanya, Moms bisa membuat jadwal khusus untuk urusan romantis yang satu ini.. Anda bisa mengatur agar anak tertidur pulas dahulu setelah makan malam. Kemudian ciptakan suasana mesra dengan pasangan seperti menonton film romantis. Hal ini dapat memberikan rasa tenang hingga meningkatkan gairah Anda dan pasangan.

 

4. Menikmati Waktu Berdua

Sebagai pasangan, Anda tidak pernah menghitung berapa kali telah berhubungan seks. Menurut penelitian yang dilakukan Journal of Economic Behavior & Organization, terlalu menekankan agar bisa selalu berhubungan seks membuat pasangan menjadi tidak puas atau tidak bahagia. Membuat rencana makan malam atau hal lainnya yang membuka kesempatan berhubungan secara terbuka mungkin akan membuat pasangan semakin menikmatinya.

 

5. Anda dan Pasangan Menyukainya

Tidak peduli seberapa sering Anda dan pasangan berhubungan seks, perasaan bahagia selalu ada. Meskipun saling mengkritik seperti lamanya mengalami orgasme atau cara bermain yang terlalu kasar, namun Anda berdua tetap menikmati waktu kebersamaan.

 

6. Boleh Menolak Pasangan

Beberapa ahli mengatakan bahwa Anda tidak boleh menghilangkan mood pasangan. Namun sebenarnya, menolak pasangan saat ingin berhubungan seks boleh saja dilakukan. Hal ini dilakukan agar kegiatan di ranjang tidak hanya sebagai 'pekerjaan wajib' di rumah. Kedua pihak bisa saling menjaga agar bisa menikmati hubungan yang lebih intens berikutnya.

 

7. Mengubah Gaya Berhubungan

Rasa bosan bisa saja dirasakan Moms dan pasangan dalam berhubungan seks yang itu-itu saja. Jadi, cobalah lain demi rasa puas dengan mengubah gaya berhubungan atau membatasi rutinitas di ranjang tersebut. Tidak ada salahnya, kok untuk mendiskusikan hal ini dengan pasangan agar hidup rumah tangga lebih bahagia.

 

8. Menjadi Pasangan Bahagia

Sederhana namun dapat mempengaruhi kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan nih, Moms. Menurut Social Science Research, ada hubungan yang kuat antara seks dengan kebahagiaan dalam hubungan suami-istri. Faktor seperti hasrat berhubungan, perasaan senang dengan seringnya berhubungan, hingga frekuensi perdebatan mengenai seks. Kepuasan dalam hubungan dapat menambah daya tarik dan membuat hubungan seks menjadi lebih terbuka satu sama lain.

 

9. Tambah Kosakata Seksi

Mengungkapkan kosakata seksi di telinga pasangan atau melalui pesan singkat dapat membuatnya lebih merasa puas. Hal ini terbukti melalui penelitian yang dilakukan oleh Journal of Integrated Social Sciences pada 2011. Hal ini bisa juga disebut 'simmering', hal kecil yang bisa membangkitkan rasa romantis pada diri pasangan.

 

10. Hubungan Renggang Bukan Masalah

Hal yang juga penting dipahami Moms dan pasangan adalah kerenggangan itu wajar terjadi. Menurunnya hasrat seksual antara kedua pihak bukan hal aneh dan bisa dialami pasangan manapun. Jika kedua pihak bisa saling terbuka akan hal ini, maka kehidupan seksual Anda dan pasangan bisa terbilang sehat. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: seks,   romantis,   hubungan,   intim,   pasangan








Cover Maret 2020