Mother&Baby Indonesia
Info Lengkap Seputar Otitis Media pada Anak

Info Lengkap Seputar Otitis Media pada Anak

Definisi
Otitis media adalah infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah, tepatnya dia belakang gendang telinga. Baik anak-anak maupun orang dewasa dapat terserang otitis media, namun umumnya infeksi ini lebih sering menyerang bayi usia 6-15 bulan dan anak-anak di bawah 10 tahun. Terdapat 2 jenis otitis media, yaitu akut dan efusi (disebabkan oleh influenza dan pertumbuhan bakteri).

 

Gejala
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), biasanya bayi atau anak yang mengalami otitis media akan mengalami demam tinggi dan selalu terlihat kesakitan jika telinganya disentuh. Rewel dan lebih sering menangis dibanding biasanya juga kerap mengawali infeksi ini, Moms. Selain itu, anak juga sulit tidur, kerap mengalami pusing, dan ada cairan yang keluar dari telinganya.



 

Penyebab
Mungkin Moms bertanya-tanya, kenapa bayi dan anak-anak lebih sering mengalami penyakit ini dibanding orang dewasa? Penyebabnya adalah karena saluran yang menghubungkan telinga tengah dan bagian belakang tenggorokannya (tuba eustachius) masih sangat datar.

 

Menurut AAP, daya tahan tubuh Si Kecil juga belum sempurna, hal itu tentu saja membuatnya sulit melawan infeksi yang sedang menyerang telinga bagian tengahnya.

 

Yang harus dilakukan
Walau dampaknya sangat mengganggu Si Kecil, namun AAP mengatakan kalau otitis media jarang membutuhkan pengobatan atau tindakan lainnya (kecuali jika kasusnya parah).

 



“Daya tahan tubuh biasanya dapat mengatasi penyakit ini,” ujar Dr. Robert M. Jacobson, ketua Mayo Clinic’s Department of Pediatric and Adolescent Medicine. Ia juga mengatakan kalau semakin banyak studi yang menunjukkan kalau anak yang diobati dan tidak diobati sama-sama sembuh dalam waktu 10 hari. Jika otitis media sangat menyiksa Si Kecil, AAP merekomendasikan penggunaan obat seperti ibuprofen dan acetominophen.

 

Bagaimana dengan antibiotik? Menurut Dr. Jacobson, penggunaan antibiotik tidak mempercepat penyembuhan, tidak meredakan keluhan dalam 24 jam, dan tidak memberi manfaat besar di kemudian hari. Begitu juga dengan memasukkan pipa ke dalam telinga untuk mengeringkan cairan.

 

Menurut AAP, tindakan itu tidak menghentikan infeksi, hanya meringankan gejala dan mengeringkan cairannya saja. “Kami tidak mau melakukannya terlalu sering, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan gendang telinga,” ujar Dr. Jacobson.

 

Hubungi Dokter
Jika suhu tubuh Si Kecil semakin tinggi dan tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, Anda harus curiga terjadi komplikasi otitis media. Walau hal itu tergolong jarang terjadi, namun komplikasi seperti labirinitis, mastoiditis, dan meningitis tetap bisa terjadi. Konsultasikan dengan dokter anak Anda. (Tiffany Warrantyasri/Dok. Freepik)



Tags: otitis_media,   radang,   telinga,   anak,   bayi,   balita,   kesehatan








Cover Januari - Februari 2020