Mother&Baby Indonesia
10 Hal Penting Soal Demam pada Anak

10 Hal Penting Soal Demam pada Anak

Sejak Si Kecil lahir, termometer mendadak menjadi benda paling krusial di rumah Anda. Bagaimana tidak, anak demam memang hal yang sangat mengkhawatirkan! Terlebih jika anak Anda masih bayi, yang notabene belum bisa menyampaikan keluhannya selain dengan cara menangis (dan menjerit). Untuk itu, penting sekali bagi Moms untuk mengetahui semua hal tentang demam. Anda perlu mengetahui berapa suhu tubuh yang normal dan apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang 'tidak beres' pada Si Kecil.

 

 



1.Suhu Normal

 

 Agar tubuh Si Kecil bisa berfungsi optimal, temperatur tubuh normalnya adalah 36.5-37.2 derajat Celcius.

 

 

2.Kenali Penyebabnya

 

"Penyebab paling umum dari anak demam adalah infeksi," ujar Dr. Elia Maalouf, dokter anak dan neonatologis di Portland Hospital, London. Ketika terjadi infeksi di dalam tubuh Si Kecil, tubuhnya akan mengeluarkan yang disebut 'inflammatory response' untuk melawan infeksi. Sirkulasi darah akan meningkat di sekitar area yang terinfeksi dan membawa antibodi yang dibutuhkan untuk meredakan infeksi.

 

Hal tersebut menyebabkan suhu tubuhnya meningkat, yang dapat membunuh bakteri dan virus yang tidak tahan panas. Jadi ketika termometer menunjukkan suhu tubuh yang di atas normal, Anda bisa mengambil sisi positifnya. "Itu menjadi indikasi tubuh anak Anda mengumpulkan respons efektif untuk melawan infeksi," kata Dr. Elia.

 

 

3. Cek Suhu Tubuh

 

Jika anak Anda meriang, tidak memberikan respons sebaik biasanya, pipinya merah, berkeringat, dan tentunya panas, segera cek suhu tubuhnya secara berkala. Cara ini membantu Anda melihat apakah demamnya semakin parah atau apakah obat yang Anda berikan efektif.

 

 

4. Kapan Harus ke Dokter

 

Menurut Dr. Elia, jika panas anak Anda lebih dari 38 derajat dan sudah lebih dari 3 hari, segera ke dokter (bahkan walau suhu tubuhnya merespons obat).

 

 

5. Gejala Tidak Jelas

 

Selain alasan di atas, sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter jika demamnya tidak punya gejala yang jelas, seperti flu, muntah, atau diare. Ingat, Andalah yang paling mengerti anak Anda. Jadi jika Anda khawatir, bawa Si Kecil ke dokter.

 

 

6. Panduan Membaca Suhu Tubuh

 

36.5-37.2 : Suhu tubuh normal.

37.5-37.9 : Cari bantuan medis jika bayi Anda berusia 6 bulan atau lebih muda.

38-39.4 : Cari bantuan medis jika bayi Anda kurang atau lebih dari 6 bulan, dan tidak merespons obat.



39.5+ : Semua anak dengan suhu tubuh ini harus segera mendapat bantuan medis.

 

 

7. Bahaya Demam

 

“Jika suhu tubuh anak Anda di atas 39.5 derajat, Anda harus selalu mencari cara untuk menurunkannya,” saran Dr. Elia. Menurutnya, suhu tubuh yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kejang, suatu kejadian yang menyebabkan tubuh anak kaku, tangan dan kakinya tegang dan bisa menyebabkan hilang kesadaran.

 

 

8. Terjadinya Kejang

 

Sekitar 5 persen anak mengalami kejang di usia 6 bulan hingga 3 tahun dan umumnya kasusnya tidak serius. Menurut Dr. Elia, jika kejang itu berlangsung selama kurang dari 5 menit, biasanya tidak ada dampak serius bagi tubuhnya. Namun perlu diperhatikan, selama kejang biasanya anak suka menggigit lidahnya, menjedotkan kepala, atau tersedak muntah.

 

 

9. Bantuan Obat

 

“Pertolongan pertama untuk meredakan demam haruslah dengan memberikan parasetamol,” saran Dr. Elia. Parasetamol bekerja langsung ke otak dan bekerja sebagai painkiller dan memengaruhi pusat suhu tubuh di otak. Menurutnya, kandungan ini bisa dikonsumsi sendiri atau digabung dengan obat non-steroidal anti-inflammatory seperti ibuprofen.

 

 

10. Panduan Pemberian Parasetamol

 

  • Jika bayi Anda berusia lebih dari 2 bulan dan beratnya sekitar 4 Kg, Anda bisa memberinya parasetamol untuk balita.
  • Jika bayi Anda lebih dari 3 bulan dan beratnya sekitar 5 Kg atau lebih, Anda bisa memberinya ibuprofen untuk balita.
  • Jangan pernah memberikan aspirin pada anak-anak.
  • Selalu baca instruksi pemberian dosis obat.

 

RELATED VIDEO: Ask the Expert, Cara Penanganan Demam pada Anak

 

(Tiffany/HH/Dok. M&B UK)

 

Baca juga:

Lakukan Ini Jika Bayi Demam!

Anak Demam? Mungkin Ia Terkena Penyakit Ini

Tidak Semua Antibiotik Bisa Jadi Obat Demam

 



Tags: demam,   anak,   bayi,   balita,   kesehatan,  








Cover Maret 2020