Mother&Baby Indonesia
Lelah & Kurang Tidur Jadi Pemicu Mommy Brain

Lelah & Kurang Tidur Jadi Pemicu Mommy Brain

Saat hamil, tidak jarang bumil merasa daya ingatnya menurun. Masalah ini sering disebut dengan mommy brain atau pregnancy brain. Menurut Dr. Tirsa Verani K. Oroh, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital, penyebab mommy brain ini masih belum diketahui. Namun menurutnya, kemungkinan penyebabnya adalah kondisi bumil yang mudah dan stres dan cemas, ditambah dengan perubahan hormon yang fluktuatif hingga menurunkan daya ingat seseorang.
 

Selain itu, faktor lelah dan kurang tidur juga turut menjadi penyeba terjadinya mommy brain. Seperti yang dikatakan oleh Jane Martin, MD, direktur Neuropsychological Testing and Evaluation Center di New York’s Mount Sinai Medical Center, kemampuan kognitif Anda tidak tajam ketika Anda tidak cukup tidur.
 

“Saat Anda kurang tidur dan harus multitasking, siapapun tidak akan memiliki daya ingat yang baik,” tambah Jane. Walau begitu, tidakkah Anda merasa mommy brain ini hal baik, yang tercipta agar Anda melupakan hal lain dan bisa lebih fokus pada kehamilan Anda?
 



Bagaimanapun, kehamilan memang kerap membuat beberapa bumil merasa lebih mudah lelah. Cathy Warwick dari Royal College of Midwives mengatakan stres emosi dan fisik karena kehamilan dapat membuat seorang wanita lebih lelah dari biasanya. Sedangkah kelelahan tersebut dapat membuat kita kehilangan konsentrasi yang menurunkan kemampuan otak, mulai dari daya ingat, nalar, dan fokus.
 

Menghadapi Mommy Brain

Kini Anda tahu pemicu mommy brain adalah stres, lelah, pikiran bercabang, dan kurang tidur. Oleh karena itu, Dr. Tirsa menyarankan untuk mencegah mommy brain dengan mencukupi kebutuhan istirahat Anda. Pastikan juga tidur Anda berkualitas, salah satu caranya adalah dengan olahraga teratur yang terbukti membuat tidur lebih pulas dan membantu Anda lebih fokus sepanjang hari.



 

Sebuah penelitian dari Institute for Memory Impairments and Neurobiological Disorders di University of California, mengatakan memori lebih tajam setelah berolahraga. Jangan lupa untuk menjaga tingkat stres dalam diri Anda ya, Moms!

 

Dr. melissa Dugan-Kim, M.D., clinical instructor of obstetrics and gynecology di Northwestern Memorial Hospital, Chicago, menyarankan untuk fokus pada satu per satu hal saja, jangan paksakan otak mengingat banyak hal sekaligus. Sedangkan bagi beberapa bumil, cara paling efektif untuk menghadapi mommy brain adalah berbagi kisah dengan sahabat. Mungkin Anda tidak dapat menghindari rasa cemas dan khawatir jelang persalinan, namun selalu ada para sahabat yang dapat meredakan kecemasan Anda. (Tiffany Warrantyasri/HH/Dok. M&B)



Tags: mommy_brain,   kandungan,   kehamilan,   memori,   otak,   hormon








Cover Maret 2020