Mother&Baby Indonesia
Ketika Ibu Hamil Kelebihan Berat Badan

Ketika Ibu Hamil Kelebihan Berat Badan

Dijawab oleh : dr. UF Bagazi, Sp.OG, Brawijaya Clinic ANZ Square-Podium Thamrin Nine (UOB Plaza), Jakarta.

 

T: Saya sedang hamil 24 minggu, berat badan saya sebelum hamil 56 kg, dan saat ini mencapai 70 kg. Apa saja bahaya bagi ibu dan janin bagi bumil yang kelebihan berat badan?



 

J: Wajar jika seorang wanita mengalami kenaikan berat badan saat hamil, namun harus terkontrol. Kenaikan berat badan yang berlebihan saat hamil akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi bumil dan bayinya. Di antaranya adalah risiko hipertensi pada kehamilan dan penyakit diabetes gestasional.

 

Diabetes gestasional adalah kondisi tanpa diabetes sebelum hamil, kemudian didiagnosis diabetes selama kehamilan. Mengukur kenaikan berat badan bumil mengacu pada berat badan sebelum hamil. Bila berat badan sebelum hamil di bawah angka normal atau >underweight> maka boleh memiliki kenaikan berat badan 16 – 20 kg.



 

Bagi bumil dengan berat badan normal, jaga kenaikan berat badan antara 11 – 15 kg. Jika kehamilan diawali dengan berat badan berlebih maka perlu diupayakan agar kenaikan sekitar 6-11 kg, sedangkan bumil yang memiliki masalah obesitas hanya boleh mengalami kenaikan berat badan 0-6 kg saja.

 

Supaya Anda dan calon bayi di dalam kandungan sehat, ada baiknya Anda menjaga kenaikan berat badan dengan cara mengontrol jumlah asupan serta olahraga yang cukup agar jumlah kalori yang masuk dan yang keluar seimbang. (Karina/MN/TW/Dok. M&B UK)



Tags: kehamilan,   berat_badan,   kandungan,  










Cover April 2020