Mother&Baby Indonesia
Tips Mengatur Pengeluaran Bulanan

Tips Mengatur Pengeluaran Bulanan

Dijawab oleh: Diana Sendjaja, Financial Planning & Investment Advisor MRE Financial & Business Advisory

 

Tanya:



Bagaimana caranya agar saya tidak lagi besar pasak daripada tiang. Saya dan suami sama-sama bekerja tetapi kami selalu kekurangan uang?  Septina, 28, ibu dari Malika, 2.

 

Jawab:

Saya turut prihatin dengan kondisi keuangan Anda, idealnya pendapatan mencukupi semua pengeluaran yang ada, bahkan diharapkan ada selisih untuk ditabung. Jika yang terjadi sebaliknya, maka perlu dicermati faktor penyebabnya.

 



Untuk memperbaiki kondisi, mulailah membuat anggaran. Buatlah skala prioritas untuk pengeluaran, dan usahakan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan kebutuhan rutin terlebih dahulu. Buat detil pos pengeluaran, misalnya pos biaya rumah tangga, pos biaya untuk anak, pos biaya transportasi, dan pos-pos biaya lain sesuai dengan keadaan. Selain itu cek cicilan hutang yang harus dibayar. Anggaran hutang sebaiknya 30-35 persen dari pendapatan. Dengan detail ini, Anda bisa membuat penyesuaian yang diperlukan. Termasuk meminta penyesuaian cicilan hutang misalnya dengan menurunkan  cicilan atau memperpanjang jangka waktu.

 

Langkah berikutnya adalah merealisasikan anggaran. Kumpulkan bon belanja dan manfaatkan catatan rekening koran. Dari catatan tersebut, telitilah pengeluaran yang tidak teranggarkan.  Misalnya saja, Anda membeli tas di luar anggaran. Jika itu terjadi, mulailah untuk disiplin dan tidak mudah tergoda untuk belanja.

 

Diskusikan anggaran yang Anda buat dengan pasangan Anda. Pisahkan uang dari pendapatan bulanan dan tahunan, begitupun dengan pengeluaran bulanan dan tahunan. Komitmen dan kekompakan antar anggota keluarga mutlak diperlukan agar anggaran dapat terealisasi. (Sandra Ratnasari/Dok. Freedigitalphotos.net))



Tags: finansial,   tips,   keuangan,   keluarga,  










Cover Mei-Juni-Juli 2020