Mother&Baby Indonesia
Amankah Anak Konsumsi Jamu Penambah Nafsu Makan?

Amankah Anak Konsumsi Jamu Penambah Nafsu Makan?

Dijawab oleh: dr. Rouli Nababan, Sp.A, Kiddie Care Centre, Sunter, Jakarta Utara.



 

T: Setelah sembuh dari campak, putra saya (2 tahun 2 bulan) kehilangan nafsu makannya. Apakah aman jika saya memberikannya obat atau jamu penambah nafsu makan?

 



J: Salah satu gejala penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus adalah hilangnya nafsu makan. Ketika kondisi kesehatannya membaik, seharusnya nafsu makannya pun segera pulih kembali. Namun, memang ada beberapa anak yang menjadi kehilangan selera makan setelah sembuh dari sakit. Anda tidak perlu khawatir selama Si Kecil tidak mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis atau mengalami dehidrasi berat.

 

Anda bisa memberinya vitamin untuk melengkapi kebutuhan gizi dan vitaminnya yang mungkin berkurang selama sakit. Dalam dunia kedokteran, belum ada obat untuk meningkatkan nafsu makan anak, sedangkan untuk pemberian obat alternatif seperti jamu-jamuan Anda perlu berhati-hati, karena obat-obatan alternatif umumnya tidak memiliki penelitian medis. Tetap tawarkan Si Kecil makanan dan minuman yang segar, menarik, juga bergizi. (Karina/DC/TW/Dok. Freedigitalphotos.net)



Tags: anak,   balita,   makan,   kesehatan,   nutrisi,   jamu,  








Cover Maret 2020