Mother&Baby Indonesia
Metode Terkini Atasi Nyeri Sendi

Metode Terkini Atasi Nyeri Sendi

 

Nyeri lutut adalah masalah kesehatan yang umum dijumpai pada berbagai usia. Penyebab bermacam-macam, bisa karena trauma olahraga, kecelakaan, penuaan, hingga obesitas. Jika dibiarkan, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang berujung pada menurunnya produktivitas.

 



Selama ini, penanganan nyeri lutut dilakukan dengan 2 cara, yaitu pemberian obat-obatan dan operasi. Namun kedua metode ini mengandung risiko jangka panjang. Pemberian obat-obatan dalam waktu lama dapat menimbulkan efek samping pada saluran cerna, jantung, dan ginjal. Sedangkan operasi berisiko meningkatkan rasa sakit dan kematian.

 

Menurut dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, Pakar Nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, kini ada alternatif baru untuk menangani nyeri kronis pada lutut, yaitu Genicular Nerve Block dan Genicular Nerve Ablation. Terapi ini dilakukan dengan penyuntikkan anestesi pada saraf genicularis, yaitu saraf yang menghantarkan rasa nyeri pada lutut.



 

Pertama-tama obat anastesi akan diberikan 3 cabang tertentu saraf genicular, untuk menentukan apakah pengebalan akan efektif meredakan rasa nyeri. Jika dalam 24 jam rasa nyeri menurun hingga lebih dari 50 persen, barulah tahap kedua akan dilakukan. Tahap kedua akan didahului dengan pemberian anstesi lokal, kemudian dilanjutkan dengan pemanasan masing-masing saraf menggunakan radio frekuensi selama 6 menit.

 

Terapi ini dapat mengurangi rasa nyeri hingga 80 persen. Efek pengurangan rasa nyeri dapat bertahan selama 3 bulan hingga 1 tahun, tergantung dari kondisi penderita. Metode Genicular Nerve Block dan Genicular Nerve Ablation sangat cocok untuk penderita yang tidak ingin atau tidak dapat dioperasi karena kondisi kesehatan tertentu. Terapi tersebut dapat diperoleh dengan harga Rp 10 juta. (Claudia Carla Sonia Septiara/TW/Dok. Freedigitalphotos.net)



Tags: kesehatan,   nyeri,   terapi,   sendi,  








Cover Januari - Februari 2020