Mother&Baby Indonesia
Stop Ngompol dengan 5 Tips Ampuh Ini

Stop Ngompol dengan 5 Tips Ampuh Ini

Mengompol bisa menjadi masalah memalukan di antara anak-anak, tapi itu sebenarnya sangat umum. Menurut Mayo Clinic, 15 persen anak-anak masih mengompol pada usia 5, tapi kurang dari 5 persen dari anak-anak melakukannya dengan usia 8 sampai 11. Mengompol cenderung berjalan dalam keluarga dan lebih umum di antara anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, para ahli memperkirakan rasio sebagai kira-kira 2 anak laki-laki, sedangkan 1 untuk anak perempuan.

 

Meskipun sebagian besar anak-anak akhirnya mengatasi fase ini, berikut adalah  langkah yang dapat diambil untuk membantu anak Anda tetap kering sepanjang malam.



 

1. Tidak Memarahi
Mengompol merupakan salah satu hal yang wajar dilakukan oleh anak usia diatas 4 – 7 tahun. Bila Si Kecil melakukan itu, jangan memarahinya karena akan membuatnya semakin tertekan. Scott J. Goldstein, M.D. Dari Northwestern University School of Medicine di Chicago mengatakan, bahwa sebenarnya orangtua tidak perlu khawatir dengan kebiasaan mengompol Si Kecil jika ia belum meminta bantuan Anda untuk mengatasi kebiasaan ini.

 

“Pastikan kepada Si Kecil bahwa ia bukan satu-satunya anak yang suka mengompol di malam hari, dan kebiasaan ini wajar terjadi oleh anak seusianya,” ujar Howard J. Bennett, M.D., dokter anak dari Washington D.C, sekaligus penulis Waking Up Dry

 

2. Kamar Mandi
Pastikan Anda mengajak Si Kecil ke kamar mandi untuk buang air kecil, sebelum ia tidur. "Ketika anak Anda mengosongkan kandung kemihnya, ada sedikit kesempatan dia harus buang air kecil pada malam hari," jelas Dr Goldstein. Teknik ini menjadi cara yang efektif untuk menjaga agar kasur tetap kering dan tidak basah karena SI Kecil buang air kecil di tempat tersebut. Beberapa dokter anak juga menyarankan membatasi asupan anak Anda cairan beberapa jam sebelum tidur.

 



3. Memberi Dukungan
Anda dapat mendukung aksi Si Kecil yang sedang berjuang untuk tidak mengompol saat malam hari. Caranya, buatlah tabel yang berisikan stiker berbentuk bintang bila ia berhasil melewati malam tanpa membasahi kasurnya. Ketika ia berhasil menjalani 10 malam tanpa mengompol, Anda dapat memberinya sebuah hadiah atau bermain ke taman hiburan kesukaannya.

 

“Kekuatan sugesti positif biasanya akan berhasil pada sebagian besar anak-anak,” ujar Prof. Howard. “Namun ingat, dalam hal mengompol, jika Si Kecil tidak bisa mencapai target 10 kali tanpa ompol, janganlah diberi hukuman,” tambahnya.

 

4. Konstipasi
Konstipasi merupakan salah satu penyebab permasalahan pada kandung kemih. Jika usus besar dipenuhi oleh kotoran, akan ada tekanan yang dialami oleh kantong kemih. Hal ini menyebabkan kantong kemih menjadi tidak stabil, sehingga Si Kecil mengompol di malam hari atau siang hari.

 

5. Konsultasikan dengan Dokter Anak
Bila Si Kecil masih sering mengompol, Anda dapat konsultasikan kepada dokter anak agar ditemukan solusi yang tepat. (Seva/TW/Dok. Freepik)

 



Tags: mengompol,   ompol,   toddler,   balita,   tidur,  








Cover Januari - Februari 2020