Mother&Baby Indonesia
5 Cara Jitu untuk Meningkatkan Produksi ASI

5 Cara Jitu untuk Meningkatkan Produksi ASI

World Health Organisation (WHO) merekomendasikan agar bayi diberi ASI eksklusif sampai usia 6 bulan. Namun, bagaimana bila produksi ASI tiba-tiba menurun? Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan produksi ASI.

 

1. Merawat payudara



Jika produksi ASI berkurang, mulailah untuk merawat payudara Anda. Lakukan pemijatan payudara sesering mungkin. Caranya, kompres payudara dengan air hangat terlebih dahulu dan siapkan baby oil untuk memijat.

 

Sangga bagian bawah payudara dengan tangan kiri. Gunakan 2 jari tangan kanan dan buatlah gerakan memutar, dari area luar payudara ke arah puting. Lakukan sampai seluruh area payudara terpijat. Terapkan pada kedua payudara Anda.

 

2. Menyusui sesering mungkin

 

 



Menyusui bayi secara langsung merupakan salah satu cara meningkatkan produksi ASI. Hal ini terjadi karena produksi ASI mengikuti prinsip supply and demand. Artinya, tubuh memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayi. Jadi semakin sering Anda menyusui bayi, semakin banyak pula produksi ASI.

 

3. Konsumsi makanan bergizi
Meningkatnya produksi ASI juga didukung oleh makanan yang bergizi. Sayuran hijau seperti daun katuk, bayam, kacang panjang, daun pepaya, dan pare dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Jangan lupa makan buah setiap hari, karena vitamin yang terkandung dalam buah baik untuk Si Bayi.

 

4. Istirahat cukup

Kelelahan dapat menurunkan produksi ASI, karenanya luangkanlah waktu untuk beritirahat. Anda juga dapat melakukan spa treatment agar tubuh semakin rileks.

 

5. Konsultasi dengan ahli 
Apabila Anda masih merasa produksi ASI menurun, coba konsultasikan dengan ahli laktasi. Ia akan membantu Anda untuk mendapatkan beberapa cara agar ASI dapat diproduksi secara optimal. (Seva/DC/Dok. M&B UK)



Tags: asi,   menyusui,   tips_menyusui,   masalah_menyusui