Mother&Baby Indonesia
8 Tanda Si Kecil Alami Dehidrasi dan Cara Menanganinya

8 Tanda Si Kecil Alami Dehidrasi dan Cara Menanganinya

Muntah dan diare berkelanjutan dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan atau dehidrasi. Bayi dan anak-anak lebih rentan mengalami dehidrasi. Dalam kondisi parah, dehidrasi dapat membuat tubuh menjadi kritis dan membahayakan keselamatan jiwa. Oleh karena itu, kenali tanda-tanda dehidrasi sebagai berikut.

 

1. Jarang buang air kecil atau urine berwarna lebih gelap dari biasanya.



2. Haus (bayi menunjukkan rasa haus dengan menangis, rewel, dan tampak bersemangat ketika diberi minum).

3. Tidak nafsu makan

4. Berat badan menurun.

5. Mulut kering.



6. Tidak keluar air mata ketika menangis.

7. Pada bayi usia kurang dari 18 bulan, kulit di bagian tubuh tertentu terlihat cekung.

8. Kehilangan elastisitas kulit.

 

Pencegahan dan Penanganannya
Cara terbaik menangani dehidrasi adalah menghindari atau mencegahnya terjadi! Begitu terjadi pengeluaran cairan tubuh yang berlebihan (muntah-muntah dan diare), segera tangani dengan serius. Beri Si Kecil cairan pengganti tubuh secara oral (diminum) atau bila kondisi parah dengan cara intravenous (cairan infus). (Meiskhe/DC/Dok. M&B UK)



Tags: bayi,   dehidrasi,   gejala,   kekurangan_cairan








Cover Maret 2020