Mother&Baby Indonesia
Penyebab Pneumonia pada Newborn

Penyebab Pneumonia pada Newborn

Pneumonia merupakan peradangan jaringan di salah satu atau kedua paru-paru dan umumnya disebabkan oleh infeksi. Saat mengalami pneumonia, sekumpulan kantong-kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan bengkak dan dipenuhi cairan. Penyakit ini rentan menyerang anak-anak berusia 2 bulan sampai 5 tahun.

 

Pneumonia bisa terjadi karena infeksi pada 1 tempat saja atau di area peredaran darah secara menyeluruh. Pada bayi baru lahir, infeksi tersebut menyebabkan bakteri masuk melalui plasenta ketika proses kelahiran atau pasca-kelahiran.



 

Menurut Clair Schwendeman, M.D., ahli ilmu neonatologi, pneumonia dapat menyebabkan newborn bernapas cepat, sehingga membutuhkan tambahan oksigen melalui bantuan mesin pernapasan. Selain itu, ia juga perlu diberikan antibiotik. Ketika sudah diberi antibiotik, biasanya ia akan membaik dalam 24-28 jam.



 

Untuk mengetahui apakah newborn terkena pneumonia atau tidak, biasanya dilakukan pemeriksaan X-Ray pada dada, serta pemeriksaan darah. C-reactive protein dan gas dalam darah juga akan diukur untuk menentukan seberapa baik paru-parunya berfungsi. Menurut Dr. Clair, jika pneumonia berhasil diatasi, kemungkinan buah hati Anda untuk terkena infeksi saluran pernapasan di kemudian hari menjadi sangat kecil. (Lydia Natasha/DC/Dok. M&B UK)



Tags: baby,   bayi,   kesehatan,   kesehatan_bayi,   pneumonia,   paru_paru,   kesehatan_pernapasan,   pernapasan_bayi










Cover Mei-Juni-Juli 2020