Mother&Baby Indonesia
Tips Mencuci Popok Kain

Tips Mencuci Popok Kain


Tip :

  • Gunakan Detergen khusus pakaian bayi yang bebas dari pemutih, pewarna, ataupun pewangi yang dapat menimbulkan ruam popok.
  • Jangan gunakan pelembut, karena dapat menyebabkan sisa bahan lilin di permukaan popok, menyebabkanbahan katun menjadi menolak air, dan mengurangi daya sera. Pelembut dan pewangi juga bisa menyebabkan tumpukan residu yang mengurangi perfoma popok.
  • Jika popok baru, jangn langsung dipakaikan kepada bayi. Lebih baik dicuci dulu baru kemudian digunakan. Untuk hasil penyerapan kain yang maksimal, cuci 2 sampai 3 kali terlebih dahulu sebelum digunakan.
  • Bila popok terkena noda feses, bersihkan popok terlebih dahulu dari kotoran feses. Buang feses ke dalam kloset dan bersihkan sisa noda dengan air mengalir.
  • Bila popok terkena urine, kucek noda urine dengan air mengalir.
  • Popok kain harus dicuci tepat waktu. Jika memungkinkan langsung cuci usai digunakan.


Tuang detergen khusus pakaian bayi ke dalam 2 wadah berisi air. Anda harus memisahkan wadah untuk popok dengan noda feses dan noda urine. Kemudian rendam selama 30 menit.



Setelah direndam, kucek popok untuk membersihkan sisa noda yang masih menempel.



Bilas popok 3 kali dengan air mengalir, hingga tidak ada lagi detergen  yang menempel. Sisa detergen yang menempel pada popok bisa menyebabkan ruam.



Peras popok, lalu jemur di bawah sinar matahari untuk membunuh bakteri dan kuman.


Dengan mengenakan popok kain, bahannya yang halus dan kering, akan membuat bayi merasa nyaman, dan ibu pun jadi lebih hemat. Namun, popok sering kali terkena noda, sehingga cepat menguning dan rusak. Lakukan tips berikut agar popok kain bersih dan awet meski dikenakan setiap hari. (TIF/Iqra/DC/Dok. M&B)



Tags: tips,   popok_kain,   mencuci,   mencuci_popok_kain








Cover Maret 2020