Mother&Baby Indonesia
Kok, Berat Badan Bayi Naik Turun?

Kok, Berat Badan Bayi Naik Turun?

Ketika membicarakan perkembangan berat badan bayi, tidak terlalu penting berapa berat badannya saat dilahirkan. Sebab, bayi akan mengalami masa kenaikan dan penurunan berat badan dan pada umumnya bayi yang lahir dengan berat badan rendah mampu mengejar ketertinggalannya.


Turun
Berat badan bayi akan turun pada hari ke-5 sampai hari ke-7 maksimal 10 persen dari berat badan saat dilahirkan. Pada umumnya bayi lahir dengan kompoisisi air mencapai 80 persen dan air itu akan dikeluarkan pada hari-hari pertamanya. Selain itu, bayi juga lebih senang tidur dibandingkan minum ASI.


Kembali
Setelah turun, berat badan bayi akan kembali ke berat badan lahirnya pada usia dua pekan.




Naik
Berat badan bayi akan naik secara konsisten setelah melewati masa dua pekan pertama, semakin lama kenaikannya melambat. Idealnya, kenaikannya 20-30 gr per hari untuk usia 0-3 bulan, 20 gr per hari untuk usia 3-6 bulan, dan 12 gr per hari untuk usia 6-12 bulan.




Mengejar
Bayi yang dilahirkan dengan berat badan rendah umumnya akan mengalami kenaikan berat badan lebih cepat, seolah mengejar ketertinggalannya. Tetapi tidak perlu diprogram untuk mengejar, biarkan bayi menyusu sesuai kemauannya, dengan sendirinya berat badannya akan bertambah.


Berlebih
Ada kalanya bayi mengalami kenaikan berat badan yang terlampau cepat sehingga terkesan berlebih. Jika ia bayi ASI, umumnya tidak terlampau bermasalah. Namun, berbahaya atau tidak, ada empat faktor yang harus dievaluasi, yaitu faktor genetik, nutrisi, hormon, dan lingkungan. (MN/Meiskhe/TW/Dok. M&B UK)



Tags: bayi,   berat_badan,   naik,   turun,   asi