Mother&Baby Indonesia
Anak 2 Tahun Ini Kejang 20 Kali Sehari!

Anak 2 Tahun Ini Kejang 20 Kali Sehari!

Hati siapa yang tidak sedih melihat balita kejang hingga 20 kali sehari. Balita itu adalah Emily Matthews, dari Middlesbrough, Inggris, yang saat ini masih berusia 2 tahun. Hingga sekarang, ia tidak bisa bicara, berjalan, atau bahkan makan. Menurut ibunya, Lindsey Shaw, 29, Emily hanya bisa berderit.

 

Sebenarnya apa yang terjadi pada Emily? Ia mengidap sindrom Aicardi, yaitu hilangnya saraf penghubung antara otak kanan dan kiri. Hal ini tidak dapat disembuhkan, dan para dokter memperkirakan hidup Emily tidak akan sampai remaja.



 

Semua ini berawal saat Emily baru berusia 2 minggu, ketika ibunya melihat ada yang aneh saat Emily sedang disusui langsung. Saat itu Emily mulai memuntahkan ASI dan mulutnya mulai berwarna biru. Orang tuanya pun langsung melarikan Emily ke rumah sakit, dan kejadian ini berulang lagi seminggu kemudian. Setelah melakukan pemeriksaan lengkap, mulai dari CT scan, MRI, hingga tes mata, dokter mendiagnosa Emily terkena sindrom Aicardi.

 

Sejak saat itu hingga kini, Emily sudah mengalami kejang sekitar 15.200 kali, dan beberapa kali kejangnya berlangsung selama 40 menit! Dalam satu hari, setidaknya Emily kejang 20 kali, dengan durasi 5-40 menit. Pengobatan apapun untuk menghentikan kejangnya justru membuat Emily tersedak, dan hal itu bisa berakibat fatal.



 

“Hati saya sangat terluka melihatnya kejang, karena kami tidak bisa melakukan apapun. Dia tidak bisa melihat sama sekali; tidak bisa memegang kepalanya, berjalan, bicara, atau merangkak. Dia tidak bisa berkomunikasi, dia hanya berderit,” ujar Lindsey, seperti dilansir dari Daily Mail.

 

Ditambah lagi, masih ada komplikasi kesehatan yang kerap menyerang tubuh mungil Emily. Seperti tahun ini Emily mengalami infeksi di dada, yang membuatnya harus berbaring lebih lama di rumah sakit. Terus berjuang, peri kecil! (Tiffany/Dok. Daily Mail)



Tags: aicardi,   kejang,   sindrom,   kesehatan,   anak,   balita,   batita,   saraf,  








Cover Januari - Februari 2020