Mother&Baby Indonesia
Waspada 'Sindrom Lupa Anak'

Waspada 'Sindrom Lupa Anak'

 

Sepertinya tidak mungkin orangtua bisa melupakan keberadaan anaknya, apalagi yang masih bayi dan balita. Tetapi kenyataannya hal itu benar-benar bisa terjadi, bahkan sampai memakan korban.

 



Awal bulan Juni, Mark Fanfarillo, seorang polisi di New York tidak sengaja meninggalkan bayi laki-lakinya yang berusia 4 bulan di dalam mobil, hingga sang buah hati tewas. Tes penggunaan narkoba pun kemudian dilakukan, dan hasilnya negatif. Mark seharusnya mengantarkan putranya, Michael, ke daycare. Namun, ia lupa dan langsung bekerja.

 

Minggu lalu, seorang ayah di Birmingham, Alabama, yang belum diketahui identitasnya juga meninggalkan bayi perempuannya di dalam mobil. Sang anak, yang baru berusia 14 bulan, masih dirawat di rumah sakit dan kini kondisinya mulai membaik. Sama seperti Mark, pria ini lupa mengantar putrinya ke daycare, dan langsung menuju ke kantor tempat ia bekerja.

 

Walaupun terkesan tidak masuk akal, ternyata ada nama untuk kondisi ini, yaitu Forgotten Baby Syndrome. “Ini adalah kondisi di mana orangtua tidak sengaja melupakan anaknya, karena ada bagian otak yang melakukan habit system atau hal-hal yang rutin dilakukan oleh seseorang,” ujar David Diamond, profesor di bidang psikologi, farmakologi, dan fisiologi di University of South Florida.

 



David menjelaskan kondisi ini terjadi saat bagian otak yang memikirkan hal yang harus dilakukan di masa depan (seperti mengantar anak ke daycare) berkompetisi dengan bagian otak yang melakukan rutinitas harian (seperti pergi ke kantor). Stres dan kurang tidur juga dapat memicu hal ini terjadi, menurut David seperti dikutip dari Abcnews.com. “Jika diumpamakan, ini seperti mengendarai kendaraan dalam mode auto-pilot,” jelasnya.

 

Untuk menghindari hal ini, David menyarankan orang tua untuk menaruh satu benda atau catatan yang akan mengingatkan mereka bahwa ada Si Kecil di kursi belakang. Daycare juga ikut berperan dengan menanyakan keberadaan Si Kecil jika ia tidak diantar ke sana.

 

Sementara itu, Kristie Reeves, seorang ibu yang mengalami pengalaman serupa, menggunakan aplikasi ponsel Mom I Am Here, yang akan mengingatkan orang tua via SMS dan alarm, bahwa bayi mereka ada di dalam mobil. Putri Kristie, Ray, 1, meninggal setelah suaminya meninggalkan Ray secara tidak sengaja di dalam mobil.

 

Kristie juga berhasil memasukkan Ray Ray's Law ke otoritas Texas, sehingga rumah sakit wajib memberikan pamflet mengenai sindrom ini dan memberikan gantungan kunci Teddy Bear, agar orang tua tidak melupakan anaknya. (Nadia/TW/Dok. M&B UK)



Tags: bayi,   anak,   lupa,   orangtua,   kecelakaan,   sindrom,  








Cover Januari - Februari 2020