Mother&Baby Indonesia
Yuk, Mencetak Anak Cerdas sejak dalam Kandungan!

Yuk, Mencetak Anak Cerdas sejak dalam Kandungan!

Makanan, emosi, dan interaksi Anda dengan Si Kecil di dalam perut  ternyata memengaruhi kecerdasannya kelak. “Gen yang diwariskan berperan penting dalam pembentukan kecerdasan dan kepribadian anak, tetapi gaya hidup yang baik dapat membantu gen-gen tersebut terprogram dengan baik di dalam kandungan,” ujar Dr. Lana Asprey, co-author The Better Baby Book, seperti dilansir dari Motherandbaby.co.uk.

 

 



Menurutnya, para peneliti mengestimasikan hanya 50 persen IQ diturunkan dari gen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh lingkungan bayi itu sendiri. Nah, untuk itu, Anda juga bisa mencerdaskan Si Kecil sejak masih dalam kandungan. Yuk, lakukan 5 cara ini:

 

1. Rutin Membacakan Dongeng

Fondasi kecerdasan berbahasa anak dimulai dari dalam kandungan, dan pada trimester akhir, janin Anda sudah bisa mengingat suara yang ia sering dengar.

 

2. Selalu Aktif

Anda suka semburan endorfin yang Anda dapat setelah berolahraga? Ya, janin Anda juga suka itu. Hormon yang dilepaskan saat olahraga juga melewati plasenta, yang membuat bayi Anda berendam dalam hormon bahagia selama 8 jam. Penelitian terbaru juga menyarankan para ibu hamil untuk rajin olahraga, karena dapat meningkatkan pembentukan neuron-neuron di hippocampus (bagian otak untuk belajar dan mengingat) bayi Anda hingga 40 persen.

 



3. Berjemur

Vitamin D sangat penting, terutama bagi ibu hamil. Dan Anda hanya butuh berjemur sekitar 20 menit per hari. “Kami coba tes kadar vitamin D dari semua ibu hamil yang datang ke klinik kami, dan 70 persen dari mereka kekurangan vitamin D,” ujar pakar fertilitas Zita West. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan kombinasi kurang sinar matahari dan kurang mengonsumsi vitamin D. Padahal, vitamin D penting untuk membantu bayi Anda memiliki tulang dan jantung yang kuat. Para peneliti juga sudah mulai menginvestigasi hubungan antara kekurang vitamin D saat hamil dan autisme. Namun, ingat ya Moms! Berjemurlah di waktu yang tepat. Anda disarankan berjemur sambil berjalan-jalan di pagi hari, antara pukul 06.00 - 08.00.

 

4. Waktunya Pijat

Dari sekitar usia kandungan 20 minggu, janin mulai bisa merasakan jari Anda saat menyentuh perut. Dengan mengelusnya, Anda seperti mengirimkan pesan yang menenangkan ke sistem sarafnya. Penelitian bahkan membuktikan kalau janin Anda bisa membedakan sentuhan ibu dan sentuhan ayahnya. Inilah alasan terbaik untuk mendapatkan pijatan yang paling enak di dunia!

 

5. Ajak Bicara

“Janin Anda sudah bisa mendengar sejak usianya 16 minggu, dan ketika usianya 27 minggu, koneksi dari telinga ke otaknya sudah sempurna,” jelas Dr. Miriam Stoppard, parenting expert. Penelitian membuktikan kalau bayi baru lahir bisa memberi respons pada aksen atau bahasa yang sering ia dengar di dalam perut. Jadi anak yang lahir dari keluarga bilingual bisa merespons kedua bahasa sejak dia lahir. (Tiffany/OCH/Dok. M&B UK)



Tags: kehamilan,   kecerdasan,   janin,   bayi,   stimulasi








Cover Maret 2020