Mother&Baby Indonesia
Seks Setelah Melahirkan

Seks Setelah Melahirkan

Jika Anda pernah mendengar ada yang bilang "hidup berubah setelah melahirkan bayi" maka ungkapan itu ada benarnya. Sebenarnya bukan hanya kehidupan sehari-hari saja yang mengalami perubahan, namun kehidupan seks Anda bersama pasangan juga berubah. Apa saja yang perlu Anda ketahui? Simak di artikel berikut ini:

 

1. Penantian Panjang

Setelah melahirkan, Anda akan menunggu waktu yang cukup lama untuk berhubungan intim kembali bersama pasangan. Baik bagi Anda yang melahirkan secara normal maupun sesar. Biasanya, setelah 6 minggu paska-melahirkan, dokter kandungan memeriksa sekitar organ genital, apakah leher rahim sudah menutup dengan baik, perdarahan sudah tidak ada maupun luka sudah sembuh. Jika dokter sudah memberi 'lampu hijau', maka itu berarti Anda sudah boleh kembali berhubungan seks bersama suami.

 

2. Penggunaan Pelumas

Biasanya setelah melahirkan, vagina akan cenderung lebih kering. Oleh karena itu, Anda disarankan menggunakan pelumas vagina agar seks menjadi lebih menjadi menyenangkan. Pilih juga posisi seks yang aman dan tidak berisiko pada bekal jahitan melahirkan Anda.

 

3. KB Alami

Banyak yang berpendapat kalau menyusui secara eklusif dapat menunda kehamilan. Tetapi sebernarnya kesempatan untuk hamil kembali bisa datang kapanpun. Untuk mencegahnya, gunakanlah alat kontrasepsi. Diskusikan dengan dokter mengenai kontrasepsi yang tepat.

 

4. Sensasi yang Sama

Mungkin Anda pernah mendengar jika kenikmatan berhubungan seks sebelum dan sesudah melahirkan akan sangat berbeda. Namun, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal in Impotence Research mengungkapkan, kepuasan seks tersebut tidak ada bedanya. Baik sebelum maupun sesudah melahirkan, Anda masih bisa merasakan sensasi seks yang menyenangkan.

 

5. Senam Kegel

Untuk menjaga elastisitas vagina, lakukanlah senam kegel selama hamil dan sesudah melahirkan.

 

6. Tetap Bermesraan

Karena disibukkan mengurus Si Kecil, kemungkinan gairah seks Anda akan menurun. Kalaupun Anda tidak berminat berhubungan intim, setidaknya luangkanlah waktu selama 6 menit setiap hari untuk bermesraan dengan suami tercinta. Hal ini berguna untuk membuat Anda bergairah kembali.

 

7. Gairah Meningkat

Percaya atau tidak, sebuah penelitian di Universitas Michigan menemukan, gairah seks paska-melahirkan suami yang menemani Anda di dalam kamar bersalin, lebih tinggi dibanding dengan yang tidak menemani istri.

 

8. Payudara Sensitif

Beberapa wanita akan menolak jika suami menyentuh bagian payudara. Hal ini mungkin disebabkan, karena Anda menyusui Si Kecil.

 

9. Seks dan ASI

Saat Anda berhubungan intim, ada kemungkinan payudara akan menyemprotkan ASI. Itu karena saat hubungan intim, tubuh akan memproduksi hormon oksitoksi, hormon yang juga berperan memproduksi ASI. (Meiskhe/TW/Dok. M&B UK)



Tags: seks,   hubungan_seks,   intim,   suami,   istri,   paska_melahirkan